0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Motor Teman Ditinggal Wudhu kok Dibawa Lari, ya Dibekuk Polisi

Tersangka Wahyono dan barang bukti hasil kejahatan sepeda motor Vario (dok.timlo.net/iwan dwi wahyu)

Solo — Terdesak kebutuhan ekonomi, bapak satu anak tega membawa kabur sepeda motor sahabatnya saat wudhu di Masjid Agung Solo, Selasa (25/6) sekitar pukul 17.30 WIB. Pelaku dapat ditangkap saat akan menjual hasil kejahatannya di Pasar Klitikan, Notoharjo, Minggu (30/6).

Dari informasi yang dihimpun di Mapolsek Pasar Kliwon, pelaku yakni Agus Wahyono alias Agus (27) warga Sangrong RT 01/ RW 04, Tegal Rejo, Purwantoro, Wonogiri. Tega membawa kabur sepeda motor Honda Vario dengan Nomor Polisi AD 2633 GT warna merah milik Sri Sumiarsih (33) warga Kampung Menur RT 02 RW 06, Parang Joro, Grogol, Sukoharjo.

Aksi yang dilakukan Wahyono berawal dari pelaku yang mengajak korban untuk bertemu di Terminal Tirtonadi. Setelah bertemu, keduanya lantas ke Kemuning.

“Korban saya SMS, saya pingin Curhat, kemudian korban menjemput saya di terminal lantas ke Kemuning,” kata Wahyono di Mapolsek Pasar Kliwon, Selasa (2/7) siang.

Setelah dari Kemuning, keduannya lantas pulang, mampir di Masjid Agung Solo. “Korban saya suruh wudhu, supaya rejekinya lancar, saat korban wudhu, motornya saya bawa kabur,” jelas Wahyono.

Kapolsek Pasar Kliwon AKP Parni Handoko kepada wartawan mengatakan, pelaku ditangkap saat akan menjual hasil kejahatannya di Pasar Klitikan Notoharjo.

“Korban menderita kerugian sekitar Rp 14 juta, sepeda motor Honda Vario Nomor Polisi AD 2633 GT dijadikan barang bukti,” katanya.

Kepada pelaku dikenakan pasal berlapis yakni 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge