0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Membunuh Ular dan Burung Hantu bakal Kena Sanksi?

Gropyokan tikus massal (Dok.Timlo.net/ Nanin)

Boyolali — Mengganasnya serangan hama tikus di sejumlah wilayah sentral tanaman padi,kian memprihatinkan. Kalangan petanipun mengusulkan adanya Peraturan Daerah (Perda) larangan membunuh hewan musuh tikus seperti ular dan burung hantu.

Usulan ini mendapat respons positif dari Ketua DPRD Boyolali, Slamet Paryanto, yang akan membawa usulan Perda larangan membunuh hewan musuh tikus, dalam rapat DPRD.

“Kita akan bawa nanti dalam rapat, sangat perlu sekali Boyolali memiliki Perda larangan membunuh hewan musuh tikus, sebagai antisipasi hama tikus,” ungkap Paryanto saat ditemui di ruang kerjanya.

Dijelaskan dalam Perda itu nanti akan diatur larangan membunuh hewan musuh tikus seperti ular, sekaligus sanksi yang diterapkan bila melanggar. Diakui Paryanto, makin mengganasnya serangan hama tikus di sejumlah sentral padi seperti Banyudono, Sawit, dan Sambi, selain disebabkan pola tanam juga disebabkan makin langkanya musuh tikus akibat diburu.

Serangan hama tikus sendiri mengakibatkan ratusan hektar tanaman padi gagal panen. Bahkan mereka membiarkan lahan mereka tidak tertanami.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge