0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Paguyuban Pedagang Siap Bertanggungjawab

Pagar Pasar Bung Karno yang dijebol (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri  — Pedagang Pasar Bung Karno menolak permintaan warga sekitar eks stasiun atau warga Dusun Batu Lor RT 1/RW 17 Desa/Kecamatan Baturetno. Alasannya faktor keamanan.

“Para pedagang tidak setuju kalau ada pintu belakang. Kan sudah ada pintu di depan,” kata Bendahara Paguyuban Pedagang Pasar Bung Karno, Eko Purwanto, Rabu (20/6).

Terkait dijebolnya pagar di sisi timur dan selatan Pasar, Eko berani bertanggungjawab terkait penjebolan itu. Penjebolan pagar merupakan inisiatif dari para pedagang. Pagar tersebut dijebol sejak beberapa hari sebelum lebaran, saat jalanan dalam kondisi macet. Pagar yang dijebol sebagai akses pejalan kaki saat ini sebanyak empat titik.

“Karena macet, jadi dijebol, supaya pengunjung dapat lebih cepat keluar masuk. Maksud kami itu biar ada pemerataan. Yang jelas kami siap tanggungjawab,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pasar Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wonogiri Agus Suprihanto mengakan karena pertimbangan keamanan pintu yang di belakang tidak diijinkan. Tapi sudah diberikan jalan sebelah utara pasar, dan sudah dimanfaatkan untuk jalan.

“Kalau dari luar pasar ada dua, pintu masuk dan keluar. Lalu untuk yang didalam lingkungan pasar lantai 1 ada 4 sebelah barat, utara, timur dan selatan,” katanya.

Terkait pagar yang dijebol, itu merupakan pintu darurat inisiatif dari paguyuban pedagang. Mereka berdalih, penjebolan pagar untuk akses pejalan kaki merupakan upaya mengurai kemacetan sekaligus pemerataan pengunjung pasar.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge