0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Okupansi Hotel di Solo Tak Seramai Tahun Lalu

ilustrasi (ist)

Solo — Jumlah tingkat hunian kamar atau okupansi yang terjadi di sejumlah hotel di Kota Solo tercatat turun drastis jika dibanding tahun sebelumnya. Penurunan okupansi tersebut, selain karena dipengaruhi hari libur yang lebih panjang juga karena mulai dioperasikannya jalur tol Solo-Kertosono.

“Untuk tingkat hunian memang tidak sebaik tahun lalu,” Kata Public Relation Manager Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W kepada Timlo.net, Kamis (14/6).

Pasalnya, jika berkaca pada tahun sebelumnya tingkat okupansi hotel saat periode Lebaran sudah mulai ramai sejak H-2 dan H-1. Namun untuk periode tahun ini, dikatakannya pada periode tersebut terbilang masih landai.

“Tahun lalu sebelum hari H itu biasanya okulansi sudah 100 persen. Tapi sekarang kita baru 60 an persen. Artinya penurunan yang terjadi bisa mencapai 40 an persen, ” jelasnya.

Dari analisa yang dilakukan, penurunan tingkat hunian lebih disebabkan karena libur lebaran tahun ini lebih panjang. Sehingga masyarakat lebih banyak yang melakukan liburan setelah Idul Fitri. Selain itu, penurunan juga dipicu adanya pengoperasian jalur tol Solo-Kertosono.

“Karena sudah ada tol, jadi pemudik yang biasanya istirahat atau transit di Solo sekarang lebih memilih langsung ke tujuan, karena adanya jalur tol, ” terangnya.

Kindisi serupa juga dikeluhkan hotel lainnya. Marketing Communication Hotel Best Western Premier Solo Baru, Denis Ardhaniswara mengatakan, selama periode jelang Lebaran ini masih menyisakan beberapa kamar hotel. Alasannya karena kunjungan tamu dianggap tidak seramai tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu biasanya sudah full book. Tapi kalau sekarang, sejak adanya jalur tol itu tamu yang mampir ke Solo berkurang drastis, ” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge