0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Arus Mudik, Konsumsi BBM Naik 17 Persen

Layanan motorist yang disediakan Pertamina (timlo.net/setyo pujis)

Solo — Realisasi penjualan bahan bakar minyak (BBM) selama arus mudik Lebaran tercatat naik dua digit. Dari seluruh jenis BBM yang dijual PT Pertamina, konsumsi pertamax series masih menjadi pilihan utama masyarakat.

“Terhitung sejak 8 Juni 2018, pemudik yang melalui ruas Tol Brebes – Weleri dan Tol Solo -Kertosono telah banyak melintasi jalur ini. Dalam 3 hari operasional, Kiosk Pertamax yang disediakan Pertamina tercatat telah melayani 17.577 kendaraan untuk pengisian BBM di 25 titik di wilayah Jateng dan DIY,” kata Unit Manager Communication and  CSR Pertamina MOR IV,  Andar Titi Lestari dalam pesan singkatnya, Rabu (13/6).

Adapun penyerapan BBM sejak dibukanya ruas tol fungsional tersebut, jenis Gasoline dan gasoil mencapai 104.943 Liter. Dari seluruh jenis BBM yang ditawarkan,  konsumsi pertamax series dianggap masih menjadi pilihan utama masyarakat. Pasalnya,  penjualan pertamax di masa satgas Idul Fitri itu sebesar 3.012 kilo liter atau lebih tinggi 17 persen dari penjualan rata-rata normal harian yaitu sebesar 2.579 kilo liter untuk seluruh Jateng dan DIY.

“Sedangkan khusus di jalur tol, penjualan pertamax telah mencapai 97.215 liter, pertamina dex 7.728 liter dan premium sebesar 370 liter,” jelasnya.

Pihaknya mengatakan, tahun ini Pertamina all out melayani ketersediaan pasokan BBM bagi para pemudik. Layanan KiosK Pertamax yang menjual BBM kemasan,  Mobile Dispenser, Portable Tank Operation (PTO), SPBU Kantong,  dan Layanan 200 motorist  yang berjaga di seluruh SPBU, serta kiosk pertamax siap di operasionalkan ketika kondisi macet.

“Layanan motorist  sudah kami lakukan beberapa hari yang lalu, dan saat terjadi kemacetan layanam motorist siap bergerak untuk melayani pengendara” ujarnya.

Penjualan BBM di KiosK Pertamax, dijelaskan dia, sifatnya sebagai pengisian sementara dan darurat untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya ke SPBU.  Karena itu, pembeliannya diatur antara 10 – 20 liter per kendaraan, tujuannya untuk meminimalisir antrian.

Pertamina juga mengapresiasi masyarakat yang semakin sadar menggunakan BBM sesuai dengan mesin kendaraan. Karena sebagian besar kendaraan keluaran terbaru mensyaratkan minimal menggunakan BBM RON 92 untuk kendaraannya.

“Kami menghimbau bagi masyarakat yang hendak mudik dan berwisata agar mengisi tangki full di SPBU saat akan berangkat, kemudian segera mengisi jika kondisi tangki sudah terpakai setengah, dan untuk memudahkan pemudik menemukan SPBU saat perjalanan masyarakat dapat mengunduh aplikasi Pertamina GO  atau menghubungi call center Pertamina,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge