0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pasar Murah Desa Tohudan, Kades: Rodo Enteng

Pasar murah Ramadan di balai Desa Tohudan, Colomadu (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Penyelenggaraan pasar murah Ramadan oleh Pemkab Karanganyar di Desa Tohudan, Colomadu disambut antusias, Kamis (24/5). Kaum ibu rumah tangga menyerbu lokasi penjualan sembako bersubsidi itu hingga tengah hari.

“Pasar murah ini membantu ekonomi masyarakat warga desa. Istilahnya, rodo entheng. Dari biasanya belanja habis berapa, ini bisa bersisa untuk keperluan lain,” kata Kades Tohudan, Daryoko kepada Timlo.net.

Ia menyambut kedatangan para warga sambil memintanya mengajak para tetangga berbelanja di pasar murah yang kali pertama digelar di aula kantor desanya.

Di sana terdapat beberapa stand penjual enam komoditas yakni gula pasir, sirup, beras, teh, mi instan dan minyak goreng. Masing-masing telah dipaket dengan pembatasan pembelian. Satu paket beras kualitas medium isi 5 kilogram Rp 40.000, dua kilo gula Rp 20.000, 10 bungkus mi instan Rp 18.000, dua liter minyak goreng kemasan Rp 16.000, sebotol sirup Rp 8.000 serta 20 bungkus teh Rp 18.000.

“Empat hari lalu sudah diinformasikan jadwalnya. Lalu bayan ke Rt dan Rw meneruskannya ke masyarakat,” lanjutnya.

Meski demikian, panitia sempat khawatir respons lesu terhadap pasar murah. Sebab satu jam sejak dibuka pukul 08.00 WIB, tidak banyak warga yang datang membeli.

“Setelah pukul 09.00 WIB, justru mereka berbondong-bondong. Mungkin enten-entenan bareng para tetangga ke sini,” ujar Janto, salah seorang staf Bagian Perekonomian Setda yang bertugas mengkoordinasi.

Sementara itu seorang pembeli sembako asal Desa Tohudan, Yatini Widasih mengaku berbelanja hemat di pasar murah ramadan.

“Harapannya setiap hari digelar di sini. Semuanya harga miring. Tapi dibatasi pembeliannya. Tahunya ada pasar murah dari getok tular,” ujarnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge