0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Enam Fraksi Minta Eksekutif Genjot Kinerja

Karanganyar — Pandangan umum fraksi DPRD Karanganyar terhadap laporan pelaksanaan APBD 2017 menyoroti kinerja pemkab yang dinilai kurang maksimal. Diantaranya potensi pajak dan retribusi yang kurang maksimal, proyek fisik bercela, hingga kerjasama mitra pemerintah yang perlu dikuatkan.

“Masih banyak potensi di retribusi dan pajak, namun belum dimaksimalkan. Ini pentingnya pemutakhiran dan validasi obyek serta subyek pajak. Kemudian apa solusinya terkait silpa cukup besar di belanja pegawai?” tanya Latri Listyowati, Anggota Fraksi PDIP DPRD Karanganyar dalam pandangan fraksinya, Rabu (23/5).

Fraksi Partai Demokrat, dalam tanggapannya yang dibacakan Karwadi, menyoroti pendapatan sector pariwisata yang masih kurang optimal. Selain kurang optimalnya pendapatan di sektor pariwisata, jalan menuju ke lokasi wisata yang ada di Tawangmangu, mengalami kerusakan da minim penerangan jalan.

Fraksi Partai Golkar, menyoroti kinerja Pemkab yang lambat, serta penyerapan anggaran yang masih rendah. Menurut juru bicara fraksi partai Golkar, Suparmi, untuk belanja langsung sebesar Rp 1,1 Triliun, terealisasi Rp 800 Miliar. Hal ini, lanjut Suparmi, menunjukan lemahnya perencanaan dari Pemkab Karanganyar.

Sedangkan tiga fraksi lain, masing-masing, Fraksi Gerindra Amanat, FPKS dan FPKB. Ketiga fraksi ini sama-sama menyoroti potensi pendapatan asli daerah yang berlum tergali, penyerapan anggaran yang masih rendah serta pengambilalihan SMA/SMK yang menyebabkan biaya pendidikan semakin berat.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge