0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Antisipasi Erupsi Merapi, Siapkan Tempat Evakuasi Ternak

Kalakhar BPBD Jateng Sarwa Pramana (dok.timlo.net/awijaya)

Klaten — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng meminta Pemkab Klaten menyiapkan lapangan khusus untuk kandang ternak. Langkah ini sebagai antisipasi jika status Gunung Merapi meningkat menjadi Awas level IV.

“Tolong disiapkan satu titik lapangan saja untuk kandang komunal bagi pemilik ternak di kawasan rawan bencana (KRB) III Merapi,” ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Jateng Sarwa Pramana, di Markas PMI Klaten, Kamis (24/5).

Dikatakan, permintaan kandang komunal itu berangkat dari usulan warga KRB III di Kecamatan Kemalang seperti di Desa Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo. Mereka siap menjalani prosedur relokasi dengan syarat ternak juga ikut dievakuasi.

“Sebanyak 165 KK di Balerante yang erupsi Merapi 2010 dulu tidak mau direlokasi sudah sepakat mau dievakuasi dengan menyediakan kandang komunal. Itu lah kearifan lokal, karena sapi salah satu aset mereka untuk masa depan keluarga,” kata Sarwa.

Meskipun keselamatan diutamakan, menurut dia, keberadaan kandang komunal sangat penting jika peringatan status Awas sudah diberlakukan. Pasalnya, BPPTKG pasti akan merekomendasikan agar tidak ada aktivitas masyarakat di dalam radius 8-10 km dari puncak Merapi.

“Jangan berspekulasi, disiapkan satu titik lapangan saja untuk kandang komunal. Jangan sampai karena ternaknya tidak ikut dievakuasi, mereka masih naik turun gunung. Ternak itu kearifan lokal mereka. Satu sapi sekitar Rp 26 juta,” ujarnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge