0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Terlalu! Sudah Dipinjami Motor, Ee.. Malah Dicolong

Tersangka pencurian motor  saat diamankan di Mapolsek Laweyan, Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo —  Dengan berpura-pura meminjam motor milik temannya, Indro Gunadi (29) warga Wonosobo RT03/ RW01 Desa Wonosobo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri sukses menggondol motor jenis matic, usai menggandakan kunci duplikat. Modus yang digunakan tersangka tergolong lihai, lantaran telah melakukan survei beberapa kali.

“Tersangka ini teman korban. Keduanya sudah kenal jadi korban tidak curiga,” terang Kapolsek Laweyan, Kompol Santoso, Rabu (23/5) siang.

Kasus ini bermula saat tersangka, pada Selasa (1/5) meminjam motor milik teman kosnya, Yulinda Putri Pramita (18), warga Baki, Sukoharjo. Oleh pemilik, tersangka disuruh mengambil motor miliknya di tempat Alvi Rahma Danis. Lantaran telah mendapat izin dari korban, Alvi lalu memberikan kunci kontak motor dan STNK motor Honda Beat AD 2311 SO.

“Setelah berhasil meminjam motor korban, tersangka lalu menduplikat kunci kontak ke tukang kunci di Kawasan Pasar Kembang. Setelah itu, motor dikembalikan kepada pemilik,” kata Kompol Santoso.

Selang dua hari kemudian, lanjut Santoso, tersangka kembali meminjam motor korban dengan alasan membeli makan disekitar kawasan kos yang berada di Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo. Lalu, tersangka mengembalikan kembali di lokasi parkir kos.

Setelah menunggu sekitar satu jam dan memastikan kondisi parkiran aman dari orang lalu lalang, tersangka baru melancarkan aksi pencurian motor dengan menggunakan kunci duplikat.

“Jadi, saat tersangka meminjam motor dengan alasan mencari makan itu dia bermaksud untuk mengamati. Setelah aman dan diparkir di kos, dia baru melancarkan aksinya karena dirasa aman,” jelas Santoso.

Melihat motor miliknya tak berada di tempat semula, korban bingung dan sempat mencari kendaraannya. Hingga akhirnya, korban melapor ke pihak berwajib.

Dari laporan tersebut, Polisi melakukan tindak lanjut. Lalu, kecurigaan mengarah pada tersangka Indro Gunadi yang terakhir meminjam motor.

“Awalnya dugaan, lalu menguat setelah tersangka berbelit memberikan keterangan,” jelas Santoso.

Setelah berhasil mengakui perbuatannya, tersangka langsung digelandang Polisi menunjukkan dimana barang bukti motor curian. Hasilnya, tersangka membawa motor ke parkiran Solo Grand Mall (SGM) dan sempat mengganti plat nomor dengan plat nomor palsu AD 4477 JA.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 KUHP tentang Pencurian Berencana, dengan ancaman pidana maksimal tujuh tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge