0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dana untuk Masjid Sriwedari Baru Terkumpul Rp 20 Juta dari Target Rp 163 Miliar

Wakil Walikota Solo Achmad Purnomo (foto: Rosyid)

Solo – Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Surakarta (MTSS) menghadapi pembiayaan. Sejak rekening untuk menerima sumbangan masyarakat dibuka akhir Januari lalu, dana yang terkumpul di rekening baru mencapai Rp 20 Juta.

“Terakhir saya dapat laporan yang terkumpul di rekening baru Rp 20 Juta,” kata Ketua Panitia Pembangunan MTSS, Achmad Purnomo, Selasa (22/5).

Punomo mengatakan pembangunan MTSS tidak hanya mengandalkan dana sumbangan masyarakat. Panitia mengandalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan milik negara maupun swasta. Namun hingga saat ini, dana yang bersumber dari CSR hanya Rp 80-an Miliar atau kurang dari separuh kebutuhan dana. Itu pun baru sebatas komitmen secara lisan dari perusahaan.

“Memang baru komitmen lisan. Belum diserahkan. Tapi katanya sudah pasti memberi CSR,” kata pria yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Solo itu.

Jika dana CSR benar-benar terkumpul sekalipun, panitia masih harus menggalang dana sebesar Rp 83 Miliar dari masyakarat. Melihat dana yang terkumpul baru Rp 20 Juta, berarti dalam lima bulan, dana yang terkumpul baru mencapai 0,025 persen dari target. Jika tren ini terus berlanjut, panitia membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk memenuhi kebutuhan dana tersebut.

Panitia pembangunan sendiri tak kurang upaya dalam menggalang dana. Sejak awal pembentukannya, panitia sudah melibatkan tokoh-tokoh organisasi massa Islam seperti Nahdlotul Ulama dan Muhammadiyah. Sosialisasi ke masyarakat soal pembangunan MTSS juga gencar dilakukan lewat forum-forum pertemuan warga di tingkat kecamatan. Sosialisasi tersebut sekaligus ditujukan untuk meyakinkan masyarakat terkait status hukum lahan Sriwedari yang diklaim sebagai milik Pemerintah Kota Solo atas dasar Sertifikat Hak Pakai (HP) No 40 yang diterbitkan 2015 lalu.

“Jadi masyarakat tidak meragukan lagi status tanah Sriwedari. Kita panitia juga lebih enak kerjanya,” kata dia.

Meski demikian, Purnomo optimis pembangunan MTSS akan berjalan lancar. Bahkan ia mengatakan pembangunan fisik akan segera dimulai dalam waktu dekat setelah Panitia mencapai kesepakatan dengan PT WIKA sebagai kontraktor yang ditunjuk mengerjakan pembangunan MTSS.

“Kira-kira dua atau tiga bulan lagi sudah bisa dimulai,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge