0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ini Jawaban Ketua KPU Soal Penempatan Kurang Nyaman Juru Bahasa Isyarat

Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho (timlo.net/raymond)

Karanganyar –– Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho terlambat menyadari ketidaknyamanan juru bahasa isyarat dalam debat publik cabup cawabup Karanganyar yang berlangsung di gedung DPRD, Senin (21/5). Hal itu menjadi masukan berharga bagi pihaknya.

“Kenapa saya taruh (juru bahasa isyarat dam kru)  di situ (sudut belakang ruang debat) karena kalau di taruh di luar tidak memungkinkan,” kata Sri Handoko kepada Timlo.net.

Sebelum acara berlangsung, panitia telah mengatur penempatan ruang rapat paripurna DPRD berkapasitas 500 orang itu. Tempat duduk suporter pasangan cabup cawabup berada di sayap paling timur dan barat. Sedangkan dua deretan di tengah untuk tamu undangan pejabat serta tokoh masyarakat.

“Mau ditempatkan di depan juga enggak mungkin. Pemilihan tempatnya (kru juru bahasa isyarat) berpindah-pinsah beberapa kali. Ini karena keterbatasan ruang,” katanya.

Akhirnya, kru harus memaksimalkan sedikit area di paling belakang untuk merekam penyampaian bahasa isyarat. Itu pun terganggu tamu debat yang sering lewat.

“Ini menjadi masukan berharga,” katanya.

Sekretaris DPRD, Sujarno mengatakan penggunaan ruang rapat paripurna untuk tempat debat publik paling tepat.

“Di sini yang paling netral. Bukan milik perorangan apalagi kelompok. Ini gedung rakyat. Di periode Pilbup sebelumnya, debat publik juga di sini. Kapasitas 500 orang tanpa kursi,” kata Sujarno.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge