0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Perempuan Tua Sebatang Kara Bergantung Belas Kasihan Tetangga

Manula sebatangkara, Sutinem (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kisah wanita renta asal Wates, Sedayu, Jumantono, Karanganyar, Sutinem (78) yang hidup sebatang kara mengundang iba. Para tetangga silih berganti memberi makanan untuk menyambung hidup Sutinem.

“Sehari-hari mbah Sutinem makan dari pemberian para tetangga. Enggak digilir, hanya keihlasan kami saja. Nanti, Mbah Sutinem biasanya masak sendiri dari bahan makanan pemberian itu,” kata Suti (65), kerabat sekaligus tetangga Sutinem, kemarin.

Setahu dirinya, Sutinem sudah tinggal magersari selama puluhan tahun di lingkungan Dusun Wates. Tanah pekarangan milik suami Suti didirikan gubuk sederhana. Suami Suti kini telah tiada, namun dirinya tetap berusaha merawat mbah Sutinem sebisa mungkin.

“Simbah dapat raskin dan uang santunan tahunan dari pemerintah pas mau Lebaran. Baru dapat sekali,” katanya.

Ia tak menampik rumah Sutinem nyaris ambruk dan kondisinya memprihatinkan. Namun untuk merehabnya, ia sendiri juga orang tak punya. Sebelumnya, rehab rumah seadanya dilakukan segenap warga meski hasilnya tak terlalu sempurna.

Sutinem merupakan salah satu Manula Dusun Wates yang tinggal sebatang kara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge