0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

24 Jam Menari Didukung Lebih dari 160 Kelompok Seni

Humas ISI Surakarta, Esha (timlo.net/eko prasetyo)

Solo – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menggelar 24 Jam Menari di kota Solo. Tahun 2018 didukung lebih dari 160 kelompok seni yang terdiri: seniman tari dalam dan luar negeri, Keraton, perguruan tinggi seni maupun non seni se-Indonesia, Sanggar tari, siswa SMP, SMA, SMK, guru tari.

“ISI Surakarta menyelenggarakan kegiatan pada tanggal 29 April 2018 mulai pukul 05.30 WIB. sampai tanggal 30 April 2018 pukul 06.00 WIB. Kegiatan di mulai halaman Rektorat, Pendapa, Teater Kecil, Teater Besar, Teater Terbuka, dan Halaman Teater Besar serta di sejumlah tempat di kota Solo,” jelas Humas ISI Surakarta, Esha kepada Timlo.net, di Kampus ISI Solo, Kamis (26/4).

Dikatakan, 24 Jam Menari untuk memperingati World Dance Day. Kali ini tahun ke 12 di selenggarakan oleh ISI Surakarta. Kelompok seni yang pasti hadir di antaranya dari : Atambua-Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sintang-Kaltim, Cirebon, Indramayu, Yogyakarta, Riau, Belitung, Bangka Belitung, Kalimantan Selatan, Sumbawa Barat, Sumbawa, Nias, Papua, Surakarta, Semarang, Madiun, Jakarta, Karanganyar, Jawa Barat, Manado, Majalengka, Jawa Timur, Kudus, Surabaya, Tegal, Gunung Kidul, Boyolali, Karimun-Kepri, Klaten, Palembang, Bogor, Bandung, Sumatra Barat, Lampung, Sleman, Magelang, Nganjuk, Subang.

Menurut Esha, tamu luar negeri yang bersedia mengisi Perancis, Tiongkok. Antusiasme peserta pada tahun ini di luar praduga panitia, sehingga panitia tidak berani membuka pendaftaran terlalu lama. Relatif hanya waktu beberapa hari saja permintaan menjadi pengisi acara sudah mencapai lebih dari 150 peserta. Mereka datang dengan semangat kebersamaan, rasa persaudaraan, dan tanpa keluh rela mengeluarkan biaya sendiri tanpa fasilitas apa pun dari panitia penyelenggara.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge