0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jika Status Gunung Merapi Jadi Awas, Ini yang Perlu Dilakukan

Salah satu adegan simulai dalam memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional di Lapangan Paras, Cepogo, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, BPBD Boyolali menggelar apel dan simulasi bencana, di Lapangan Paras, Cepogo, Kamis (26/4). Simulasi bencana digelar untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Dalam simulasi tersebut, digambarkan adanya peningkatan status Gunung Merapi menjadi awas. Informasi yang disampaikan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Tekhnologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) meminta Pemkab Boyolali untuk segera mengevakuasi warganya yang tinggal dalam radius 15 Km.

Informasi ini kemudian direspon Tim Siaga Desa (TSD) dan gabungan relawan dengan mengumpulkan warga untuk dibawa ke titik kumpul sementara. Beberapa warga yang terluka langsung mendapat penanganan dari tim medis.

“Dari simulasi ini, kita harapkan kesiapsiagaan kita bila terjadi bencana, kerjasama antar instansi terkait,” kata Kepala Pelaksana BPBD Boyolali, Bambang Sinungharjo.

Terpisah, Wakil Bupati Boyolali Said Hidayat, mengungkapkan, kegiatan ini mampu meningkatkan kerjasama dalam mempersiapkan penangganan bencana di Boyolali. Wabup juga menyentil tidak adanya perbedaan dalam melakukan kemanusiaan. Pasalnya, kegiatan kemanusiaan yang dilakukan memiliki satu semangat dan tujuan sama. Selain itu, Wabup juga berpesan semua unsur yang terlibat dalam penanganan bencana untuk terus menjalin komunikasi.

“Buang ego sektoral dalam menanggani bencana,” tegas Wabup.

Apel Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional ini diikuti semua unsur, mulai dari jajaran pemerintah,relawan dan masyarakat. Tema yang diangkat yakni “Siap Untuk Selamat”.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge