0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pembangunan Terminal Tirtonadi Segera Dilanjutkan

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiadi (foto: Ichsan Rosyid)

Solo – Setelah bertahun-tahun mangkrak, pembangunan lantai dua Terminal Tirtonadi akhirnya menemui titik terang. Terminal Tipe A di bawah pengelolaan Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan itu ditargetkan segera dilanjutkan pembangunannya kuartal keempat tahun ini.

“Saya sudah koordinasi dengan semua stakeholder termasuk Kementerian Keuangan. Pada prinsipnya dalam waktu dekat akan kami lelang,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiadi di sela acara penandatanganan perjanjian sewa kios Terminal Tirtonadi, Sabtu (21/4).

Terminal tipe A satu-satunya di Solo itu akan dibangun lima lantai. Lantai dua hingga lima diproyeksikan sebagai zona ekonomi.

Sesuai dengan rencana Pemerintah Kota Solo sebelum pengelolaan terminal beralih ke Kementerian Perhubungan akhir 2016 silam. Konsep ini, kata Budi, sesuai dengan konsep pengelolaan terminal dengan paradigma Transit Oriented Development dimana fungsi transit hanya sebagian kecil dari fungsi terminal.

“Di dalamnya akan ada aktivitas ekonomi juga. Bisa digunakan untuk mall, hotel, atau apartemen,” kata dia.

Kemenhub akan merangkul pihak swasta dalam Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) untuk mengembangkan terminal tersebut.

Jika mengacu Peraturan Menteri Keuangan no.96/PMK.6/2007 tentang Tatacara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara (BMN), pemanfaatan BMN harus dilakukan melalui tender yang diikuti minimal lima peserta. Setiap peserta mengajukan konsep pengelolaan di mana Pemerintah memilih satu pemenang terbaik.

“Mudah-mudahan nanti lelang berjalan lancar sehingga sebelum dua atau tiga bulan lagi bisa groundbreaking,” kata dia.

foto: Ichsan Rosyid

Terpisah, Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku lega kelanjutan pembangunan terminal tersebut akhirnya mendapat kepastian. Ia khawatir atap dak di terminal akan rusak karena cuaca jika pembangunan tidak segera dilanjutkan.

“Sudah dibangun bagus seperti ini kalau kena hujan terus kan rusak. Eman-eman. Nanti malah merusak bangunan lantai satu,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge