0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jelang Ramadan, Pasokan Cabe Merah Keriting Aman

Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian saat melakukan panen cabai merah keriting di Desa Senden, Selo (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Menjelang bulan Ramadan, Kementerian Pertanian (Kementan) meminta jaminan pasokan dan kestabilan harga cabai di Indonesia. Di Boyolali, stok cabai dinyatakan aman menyusul berlimpahnya hasil panen cabai di tingkatan petani. Ada lima kecamatan sebagai pemasok cabai, yaitu Selo, Ampel, Musuk, Cepogo dan Boyolali.

“Tingkat produktivitas sangat bagus, menggunakan teknologi mulsa dan juga teknologi dari Jepang. Sehingga produktivitasnya sekitar 10-15 ton per hektar,” kata Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian, Yasid Taufik, saat melakukan pengecekan dan panen cabai merah keriting di Desa Senden, Selo, Jumat (20/4).

Menurut Yasid, dengan adanya lima kecamatan di Boyolali sebagai sentral cabai, pihaknya bisa menjamin amannya pasokan cabai merah di Kabupaten Boyolali tetap stabil. Selain itu, harga cabai saat ini juga cukup bagus yaitu Rp 18 ribu perkilogram untuk cabai merah keriting.

“Suplai cabai di Boyolali kita pastikan aman,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto, secara umum kebutuhan sayur mayur di Boyolali stabil dan aman. Untuk tanaman holtikultura, diakui saat ini difokuskan di kawasan Lereng Merapi dan Merbabu. Dari hasil holtikultura ini, Boyolali bisa mensuplai ke wilayah Soloraya.

“Saat ini yang paling banyak adalah bawang merah dan cabai,” tandasnya Bambang Jiyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge