0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kepastian Relokasi Nggantung, Warga Nusukan Bingung

Rel Kereta Api (sumber: Pixabay)

Solo — Warga bantaran rel kereta api di Kelurahan Nusukan masih sering menanyakan kepastian relokasi mereka kepada Pemerintah. Padahal, relokasi hunian di bantaran rel sepanjang Kelurahan Nusukan dibatalkan untuk sementara.

“Mereka masih sering menanyakan (kepastian relokasi) kepada kami. Ya kita sampaikan bahwa sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut,” kata Lurah Nusukan, Utik Sri Wahyuni, Kamis (19/4).

Awalnya, PT Kereta Api Indonesia berencana menertibkan kawasan bantaran rel kereta api di Gilingan, Nusukan, dan Kadipiro. Penertiban tersebut dilakukan untuk menyiapkan pembangunan jalur kereta api Stasiun Balapan – Bandara Adi Sumarmo. Namun dua bulan lalu, rencana tersebut direvisi.

PT KAI memutuskan hanya menertibkan hunian yang terdampak langsung pembuatan jalur kereta api yang baru di Kelurahan Kadipiro saja. Sedangkan di Kelurahan Nusukan dan Gilingan, PT KAI akan menggunakan jalur kereta yang sudah ada.

Meski informasi tersebut telah disosialisasikan kepada warga yang terdampak, mereka tetap saja waswas.

“Kita ya sudah ngayem-ayem (menenangkan). Kalau pun jadi direlokasi pasti pemerintah menyiapkan solusi,” kata Utik.

Sebelumnya, Anggota Sekretariat Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakat pembangunan jalur kereta api bandara, Ndandung Iskandar mengatakan penertiban hunian di bantaran rel kereta api di Kelurahan Nusukan dan Gilingan batal dilaksanakan tahun ini. Tim masih fokus di Kelurahan Kadipiro yang terdampak langsung pembangunan jalur kereta yang ditargetkan beroperasi 2019 itu.

“Di Kadipiro kami memang membangun stasiun baru. Kami butuh dua sampai tiga jalur kereta di sana,” kata Staf Balai Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah itu.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge