0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kembalikan Air ke Alam dan Masyarakat, Korporasi Ini Bangun Embung

Peresmian Embung Doho di Kecamatan Girimarto, Wonogiri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Selain membangun 4000 sumur resapan di kawasan Indonesia sebagai upaya penyelamatan mata air, korporasi ini mulai bergerak membangun sejumlah embung sebagai alternatif program konservasi air baru. Bahkan jika diperluas dapat difungsikan untuk menjaga ketahanan pangan, pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan.

“Bagi Coca-Cola, konservasi air merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari bisnis kami. Dalam satu dekade terakhir berbagai program water replenishment yang dilakukan oleh Coca-Cola Indonesia. Setidaknya telah mengembalikan lebih dari satu miliar liter air kembali ke alam dan masyarakat,” ungkap Wakil Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia, Triyono Prijosoesilo, di sela-sela peresmian Embung Doho, di Desa Doho, Kecamatan Girimarto, Wonogiri, Kamis (19/4).

Menurut dia, Coca Cola Foundation menyentuh program awal embung mulai 2006 silam. Sebelumnya pihaknya telah membangun lebih dari 4000 sumur resapan di sejumlah wilayah di Indonesia. Hal ini merupakan bentuk tanggungjawab korporasi atau program CSR.

“Untuk pembangunan embung ini menelan dana Rp 2,3 miliar. Bertindak sebagai pelaksana lapangan, kami menggandeng pihak ketiga yaitu Yayasan Obor Petani,” katanya.

Dikatakan, proyek Embung Doho berdiri di atas tanah kas desa seluas 1,5 hektar dengan daya tampung 15 juta liter air. Selain berfungsi sebagai konservasi, juga berfugsi sebagai sumber irigasi 40 hektar perkebunanan serta 10 hektar area persawahan masyarakat.

“Visi misi kami, air yang kami pakai akan kami kembalikan, dan target kami di 2020, semua sudah tercapai.  Mudah-mudahan dapat membantu masyarakat agar lebih baik dan menjadi warisan anak cucu,” kata dia.

Asisten Perekonomian dan Administrasi Sekda Wonogiri Bambang Hariyadi mewakili Bupati Joko Sutopo mengapresiasi CSR dari Coca-Cola Foundation. Ia menyebut, pembangunan embung sebagai upaya meningkatkan ekonomi rakyat. Dimana Embung Doho disebut sebagai bentuk nyata keberpihakan kepada petani.

“Kami atas nama Pemkab Wonogiri mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini, embung di Doho ini merupakan embung yang terbesar di Wonogiri,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge