0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Penganiayaan Bonek, Pasoepati Apresiasi Kinerja Polisi

Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Upaya jajaran Polresta Solo mengejar pelaku yang menewaskan suporter Persebaya Surabaya atau Bonekmania berinisial MP (17) di kawasan Banyuagung, Banjarsari, Solo, membuahkan hasil.

Hanya dalam hitungan hari, pelaku berhasil diamankan. Dua warga Solo, yakni AKS (23) warga Solo dan MAP (17) warga Karanganyar menjadi tersangka, Selasa (17/4). Keduannya diduga kuat melakukan penyerangan terhadap korban. Truk yang ditumpangi Bonek dari Yogyakarta, dihentikan paksa oleh oknum warga hingga akhirnya menewaskan Micko Pratama, satu orang kritis, dan 9 orang luka-luka.

Petinggi suporter Persis Solo, Pasoepati melalui Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian Surakarta yang menangani kasus ini. Pihaknya juga memastikan bahwa hubungan suporter Solo dengan Surabaya masih baik-baik saja.

“Pelaku dua orang tertangkap dan tidak menutup kemungkinan bertambah karena semua masih dalam pengembangan Polisi. Kami mengapresiasi kepolisian yang akhirnya mengejar pelaku dan mengusut kasus sampai tuntas. Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Bonek dan memastikan hubungan yang tetap dan terus harmonis,” beber Aulia Haryo, Selasa (17/4) sore.

Pihaknya juga merespon dengan sangat positif adanya inisiatif dari Polresta Solo untuk menggelar deklarasi damai antara suporter Persis yakni Pasoepati dengan fans Persebaya atau yang dikenal dengan Bonekmania.

“Kami dan sejumlah perwakilan Bonekmania diundang oleh Polresta Surakarta untuk sama-sama mendinginkan suasana. Arahan dari Poltabes Surabaya dan juga Polresta Surakarta ingin menggelar deklarasi damai antara, tentu kami mengapresiasi,” tukasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge