0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Palsukan Ijazah, Tiga Warga Pracimantoro Diciduk

Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Muhamad Kariri (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Sindikat pemalsuan ijazah SMP dan SMA di Wonogiri diciduk tim Reskrim Polres Wonogiri. Setidaknya, tiga tersangka yang berhasil dibekuk langsung digelandang ke Mapolres Wonogiri.

“Mereka ditangkap dengan dugaan tindak pidana pemalsuan surat berupa ijazah SMP dan SMA atas nama Kasmo yang digunakan untuk mendaftar sebagai Perangkat Desa di Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 264 KUHP,” beber Kapolres Wonogiri AKBP Robertho Pardede melalui Kasatreskrim AKP Muhamad Kariri, Jumat (13/4).

AKP Muhamad Kariri mengatakan, para pelaku yang diamankan yakni Kasmo (42) warga Bakalan, Desa Gambirmanis, Kecamatan Pracimantoro; Herunowo (53) warga Dusun Trukan, Desa Trukan, Kecamatan Pracimantoro, dan Jiman (50) warga Dusun Duwet, Desa Suci, Kecamatan Pracimantoro.

Disebutkan, barang bukti yang turut serta diamankan dalam kasus tersebut yakni satu lembar fotocopy ijasah SMA, dengan Nomor: 03OA OB og 0209409, atas nama Kasmo, lahir pada  02 April 1976, di Pracimantoro, dengan Nomor Induk: 4546. Yang di keluarkan di Purwodadi oleh Kepala SMA PGRI Purwodadi H Siswoyo, NIP. (Kosong), pada 22 Mei 1995. Serta satu lembar fotocopy Surat Keterangan Nomor: 421.3/261/SMA PGRI/XII/2017, pada 18 Desember 2017, yang dikeluarkan oleh SMA PGRI Purwodadi tentang keterangan bahwa Kasmo tidak pernah sekolah di MA PGRI Purwodadi.

“Kasus ini terungkap berkat laporan warga masyarakat yang curiga dengan Kasmo yang mendaftarkan perangkat desa. Ketiganya saat ini sudah ditahan di Polres Wonogiri untuk penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge