0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Kasus Pencurian, Emas 10 Kg Dikembalikan ke Pemilik

Terpidana kasus pencurian emas, The Joe An usai menjalani sidang dengan agenda vonis dari Majelis Hakim PN Kota Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Barang bukti emas kurang lebih 10 Kilogram yang dicuri terpidana, The Joe An (60) akan dikembalikan kepada pemilik Toko Mas Doro, Kun Cahyono Tanto. Saat ini, barang bukti emas dengan total senilai Rp 4,5 miliar itu dititipkan di Bank BRI Cabang Solo.

“Barang bukti akan dikembalikan kepada pemilik Toko Mas Doro, Kun Cahyono Tanto,” kata Ketua Majelis Hakim, Agus Iskandar membacakan vonis hukuman di Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo, Kamis (12/4) siang.

Terkait pengembalian barang bukti tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Endang Sapto Pawuri mengatakan, pihaknya akan menunggu surat petikan dari PN Solo. Setelah surat tersebut, akan segera melakukan tindak lanjut terkait pengembalian barang bukti kepada pemilik.

“Ya kita nunggu surat petikannya dulu. Baru setelah itu kita lakukan langkah berikutnya untuk pengembalian barang bukti,” jelas JPU.

Disinggung terkait kerugian Pegadaian dalam kasus The Joe An ini, JPU mengaku bahwa itu bukan ranah pihaknya. Pihaknya fokus terhadap laporan korban yang telah sirugikan dengan tindakan terdakwa.

“Kalau itu bukan ranah kami. Bisa saja, Pegadaian yang merasa dirugikan melakukan gugatan secara perdata. Tapi, itu lain kasus,” katanya.

Seperti diketahui, The Joe An merupakan salah seorang karyawan toko emas terkemuka di Kota Bengawan. Aksi pencurian yang dilakukannya sudah dimulai sejak tahun 2009 silam. Perhiaaan yang dicuri mulai dari kalung, cincin hingga gelang dia gadaikan untuk memperoleh uang.

Tak tanggung-tanggung, barang hasil curian teraebut dia gadaikan hingga lima kantor pegadaian terpisah. Empat di kantor pegadaian di Kota Solo, dan satu di wilayah Gentan, Sukoharjo. Uang hasil gadai barang curian, dia gunakan untuk bermain judi online.

Hingga akhirnya, selama sembilan tahun lamanya pegawai pegadaian curiga lantaran makin menumpuknya barang gadai milik terdakwa. Setelah ditelusuri mengarah pada terdakwa.
Kasus ini hampir tak terendus oleh pemilik toko emas, lantaran terdakwa rajin dalam membayar cicilan uang gadai di kantor pegadaian. Akan tetapi, tetap saja kasus kejahatan yang dilakukannya tetap terbongkar.

Akibat perbuatannya, The Joe An divonis oleh Majelis Hakim PN Solo dengan hukuman 2 tahun 6 bulan (2,5 tahun) penjara. Atau, lebih ringan 6 bulan dari tuntutan JPU yang menuntut dengan hukuman 3 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge