0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

DPRD Minta Kejelasan Pembangunan Pasar Klewer Sisi Timur

Solo – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Solo minta agar Pemerintah Kota (Pemkot) segera minta kejelasan pembangunan pasar Klewer Timur secepatnya pada Kementerian Perdagangan dan Kementerian Keuangan.

Bila pembangunan pasar Klewer Timur masih ditunda dan tidak ada kejelasan dimulai, akan berdampak psikologis para pedagang yang sekarang menempati Alun-alun Utara (Alut) Keraton Kasunanan.

“Berulangkali saya telah menanyakan ke Dinas Perdagangan soal pembangunan Pasar Klewer Timur. Tapi jawabannya masih sama, belum ada kejelasan dari pusat. Mestinya Dinas Perdagangan lebih aktif meminta kejelasan ke Jakarta,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD, Sugeng Riyanto, Rabu (11/04).

Molornya pembangunan Pasar Klewer sisi timur, menurut Sugeng, akan membawa dampak psikologis pedagang yang selama ini berharap dapat berdagang di tempat yang baru. Apalagi, saat ini para pedagang pasar masih terus berdagang dengan sewa tetap setiap bulannya tanpa banyak pemasukan seperti di tempat lama.

“Kalau tidak ada kepastian pembangunan kan kasihan pedagang yang berjualan di tempat sementara. Secara psikologis mereka tertekan dengan biaya sewa dan harus diperpanjang dan tidak jelas kapan pindah. Itu artinya sewa lahan diperpanjang. Idealnya maksimal delapan bulan, Mei sudah dikerjakan lagi,” katanya.

Sugeng mengingatkan agar persoalan pembangunan Pasar Klewer sisi barat yang tersendat terulang kembali. Bila hal itu terulang lagi dalam pengerjaan Pasar Klewer Timur dikawatirkan hasilnya tidak sesuai harapan. Seharusnya di bulan April sudah ada kejelasan waktu pembangunan dimulai.

“Mudah-mudahan keberangkatan Walikota FX Hadi Rudyatmo ke Jakarta, pekan depan, untuk menemui Presiden Joko Widodo menyampaikan persoalan ini, bisa diatasi hambatannya. Pemkot harus sering-sering menanyakan masalah ini, mengingat anggaran telah disetujui,” ujar dia.

Ditemui terpisah, Ketua Komisi III Honda Hendarto, menegaskan persoalan sewa tempat bila memang akan diperpanjang sesuai dengan dimulainya pembangunan akan dianggarkan melalui APBD Perubahan.

“Hanya saja, tidak satu tahun dibantu sewanya. Ajukan saja di APBD Perubahan,” katanya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge