0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Meski Diguyur Hujan, Malam Final Putra Putri Lurik Tetap Meriah

Malam puncak pemilihan Putra Putri Lurik di Alun alun Klaten (foto: A Wijaya)

Klaten – Malam puncak atau grand final pemilihan Putra Putri Lurik 2018 di Alun-alun Klaten, Sabtu (7/4) malam, diiringi guyuran hujan. Meski begitu, sebanyak 10 finalis putra-putri tetap menunjukkan aksinya di atas panggung terbuka dengan dekorasi instalasi bambu.

“Ajang pemilihan Putra-putri Lurik ini bukan hanya menyasar generasi muda Klaten, namun dibuka untuk umum. Sebab kita ingin mengenalkan industri lurik asal Kabupaten Klaten agar dikenal secara nasional,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Pantoro, Sabtu (7/4).

Sebelum malam puncak, dijelaskan, sebanyak 173 pendaftar Putra-putri Lurik 2018 melalui sejumlah seleksi. Setelah melalui tes wawancara, peserta dari berbagai daerah di Jawa Tengah ini mengikuti tahap karantina hingga berkeliling ke sejumlah sentra industri lurik di Klaten.

Pihaknya mengalokasikan anggaran rangkaian ajang Putra-putri Lurik 2018 ini sebesar Rp 150 juta. Adapun materi penilaian pemenang berdasarkan pengetahuan lurik, kepariwisataan, public speaking, penampilan panggung dan etika sopan santun.

“Dari 173 peserta itu, 57 orang ialah putra dan 114 putri. Mereka berasal dari Sukoharjo, Wonogiri, Semarang, hingga Jawa Timur. Sebelum malam puncak ini, peserta 10 besar kita ajak melihat produk lurik Prasojo di Pedan, lurik Tlingsing, hingga berwisata ke Umbul Ponggok,” jelas Pantoro.

Sementara itu, Sekda Klaten Jaka Sawaldi menerangkan, tujuan penyelenggaraan Putra-putri Lurik yang pesertanya berasal dari berbagai daerah ini untuk melestarikan salah satu peninggalan budaya Klaten. Harapannya generasi muda ‘jaman now’ mengetahui keberadaan Lurik Klaten yang tidak lekang oleh perubahan jaman.

“Kita ingin mengenalkan kembali lurik Klaten kepada generasi muda agar dikenal secara nasional. Walaupun diawali hujan dan gerimis, minat dari keseluruhan peserta dan penontonnya tetap antusias dan meriah,” terang Jaka Sawaldi.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge