0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Ambisi Jakarta BNI di Posisi Ketiga Sirna

Solo – Sirna sudah keinginan tim putra Jakarta BNI Taplus untuk menduduki peringkat ketiga Proliga 2018. Kekalahan keduanya secara beruntun di fase final four putaran kedua Proliga 2018 atas Surabaya Bhayangkara Samator di GOR Sritex Arena, Sabtu (7/4) sore.

Skuat besutan Lie Qiu Jiang tumbang, 0-3 (21-25, 24-26, 22-25). Dengan hasil itu, Jakarta BNI Taplus dipastikan menjadi juru kunci di babak final four. Padahal, tim ini bertekad mengincar posisi ketiga setelah kalah dari Jakarta Pertamina Energi kemarin.

“Peluang kami sudah tertutup untuk ke peringkat ketiga. Namun kami akan tampil fight di pertandingan terakhir untuk menjaga harga diri,” beber asisten pelatih, Wayan Windu Segara usai pertandingan.

Sejak awal timnya cukup buruk dalam hal recive. Jump serve dari anak-anak Surabaya Samator tak bisa diterima dengan apik sehingga sulit untuk mengembangkan permainan.

Selain itu, mental pemain juga berpengaruh dalam kekalahan tersebut. Peluang yang berat di klasemen membuat pemain tak bisa tampil lepas sepanjang tiga set.

Pada laga terakhir, Jakarta BNI Taplus akan menghadapi Palembang Bank SumselBabel. Pertandingan itu bakal menentukan langkah Bank SumselBabel untuk melangkah ke final.

“Serangan balik tidak berhasil karena recive yang tidak maksimal. Namun saya tetap apresiasi kerja keras pemain,” imbuhnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge