0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Begini Anak-Anak Belajar Mitigasi Bencana Alam

Outing class RA Hidayatul Insan di BPBD Karanganyar. (dok.timlo.net/raymond)

Karanganyar — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar menerima kunjungan siswa RA Hidayatul Insan dari Karanganyar Kota, yang melakukan outing class, Kamis (5/4). Dalam kegiatannya, anak-anak diajak mengenal potensi-potensi bencana, agar mereka lebih waspada saat berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. 

“Pengenalan dan pembelajaran tentang alam. Titik tekan anak memahami tentang bencana alam. Daerah rawan terhadap bencana. Setiap tema kami outing class. Anak-anak diberi pemahaman mendasar. Minimal dia bisa mematikan lampu apabila terjadi bencana, memadamkan api,” kata Kepala RA Hidayatul Insan Karanganyar, Ketut Ibrahim kepada wartawan.

Secara sederhana, peserta didik taman kanak-kanak diajak melihat sukarelawan bergelut dengan peralatan mitigasi. “Ini namanya light tower. Fungsinya menerangi waktu gelap. Ketika terjadi longsor atau banjir, biasanya listrik padam. Jangan panik. Kakak akan datang membawa alat ini biar nyala, enggak gelap lagi,” kata salah seorang anggota BPBD Karanganyar, Sularso kepada anak-anak.
Bersama rekannya, Paryanto dan beberapa anggota BPBD lainnya, mereka menjelaskan penggunaan alat bermesin diesel berlogo BNPB itu. Perihal longsor, banjir hingga kebakaran telah disampaikannya ke anak-anak berseragam biru itu beberapa saat sebelumnya.
Para guru membantunya memahami jenis bencana alam dan cara menyelamatkan diri. Selanjutnya, pengenalan sarana dan prasarana petugas lapangan seperti mobil sirine, truk tangki air dan mobil dapur umum.
Anak-anak juga diajak mengenali sarana tanggap darurat yang tersimpan di gudang seperti perahu karet, gergaji mesin, helm, jaket tahan api dan sebagainya. Simulasi pemadaman kebakaran menjadi momen paling menyenangkan anak-anak itu bermain air.
 “Anak usia dini itu usia emas. Mereka wajib tahu tentang bencana alam. Kalau ada bencana minimal mereka bisa melindungi diri sendiri. Edukasi itu juga bisa disebarkan ke masyarakat sekitar,” ungkap Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana BPBD Karanganyar, Hartoko. 
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge