0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bupati Kesal, Pasar Sumberlawang Tak Sesuai Harapan

Pemotongan tumpeng peresmian Pasar Sumberlawang oleh Bupati dan Wakil Bupati Sragen (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Setelah selesai direvitalisasi, Pasar Sumberlawang dan Pasar Kebonromo, secara resmi dibuka dan siap untuk beraktivitas kembali. Namun sayangnya, untuk revitalisasi Pasar Sumberlawang tidak sesuai harapan dan dikeluhkan banyak pedagang.

“Kami tadi berinteraksi dengan pedagang dan langsung mendengar keluhan mereka. Ada yang belum sempurna dipasar ini,” ungkap Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, Jumat (6/4).

Usai acara peresmian yang dipusatkan di Pasar Sumberlawang, kepada wartawan Yuni mengatakan, tidak puas dengan hasil revitalisai Pasar Sumberlawang yang dikerjakan pada tahun anggaran 2017 senilai Rp 13,707 Miliar.

Ada beberapa bagian bangunan Pasar Sumberlawang yang membuat tidak nyaman. Seperti ventilasi udara, toilet dan tempat parkir.

Bupati menyebutkan ventilasi udara tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya pedagang merasakan seperti sauna saat berada di dalam pasar.

Yuni juga kecewa saat melihat langsung toilet lantai satu yang tidak sempurna. Sirkulasi udara tidak maksimal, sehingga saat ada orang buang air meninggalkan bau tak sedap.

“Kalau dikasih exhaust fan (penghisap udara) akan lebih baik. Ke depan dipikirkan kelengkapan itu, harus dilengkapi,” tandasnya.

Untuk diketahui Pasar Sumberlawang dibangun ulang dengan anggaran Rp 13,707 Miliar. Dikerjakan Kontraktor Pelaksana PT Wira Bina Perasannya dan Konsultan perencana PT Kala Prana Konsultan.

Acara peresmian kedua pasar itu ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh bupati dan Wabup, Dedy Endriyatno. Bupati dan seluruh pejabat Pemkab Sragen juga sempat belanja sejumlah barang di Pasar Sumberlawang.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge