0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Wanita India Lawan Harimau Hanya Dengan Ranting Pohon

Rupali dan sang ibu. (bbc.com)

Timlo.net—Seorang wanita muda di India beruntung bisa selamat, kata para dokter. Terlebih setelah dia melawan seekor harimau yang menyerang kambingnya. Rupali Meshram, 23, berkata dia mendengar suara embikan kambingnya. Merasa ada masalah, dia lari keluar rumahnya di bagian barat negara bagian Maharashtra, India.

Dia lalu memungut sebatang ranting dan memukul harimau itu. Hewan buas itu lantas menyerang Rupali. Ibunya, yang juga cidera, menyelamatkannya dengan menarik dia masuk ke rumah. Keduanya menderita luka ringan dan sekarang menjalani rawat jalan. Sang kambing sayangnya tidak selamat, tulis BBC, Rabu (4/4).

Rupali lalu berswafoto untuk mengabadikan wajahnya yang penuh darah setelah serangan. Pertarungannya dengan harimau terjadi minggu lalu. Tapi baru minggu ini kisah itu tersebar.

Seorang dokter yang merawatnya, memuji keberanian wanita itu. Tapi dia berkata jika Rupali beruntung dia tidak digigit binatang buas itu. Rupali menderita luka di kepala, pinggang, kaki dan tangan. Tapi luka-luka itu bersifat ringan dan dia bisa pulih sepenuhnya.

Karena dia mengalami cidera di kepala, dia menjalani CT scan dan tetap dalam observasi medis. “Saya pikir puteri saya akan mati,” ujar ibunya, Jijabhai kepada BBC Hindi. Dia menambahkan dia ketakutan melihat puterinya bersimbah darah, mencoba melawan harimau dengan ranting.

Foto yang diambil BBC, 10 hari setelah serangan, menunjukkan Rupali nyaris pulih sepenuhnya. Ibunya terluka di wilayah di dekat mata saat menarik puterinya mundur. Tapi lukanya juga sembuh dengan baik.

Mereka berkata mereka memanggil seorang penjaga hutan. Tapi macan itu sudah pergi terlebih dulu saat sang penjaga tiba 30 menit kemudian. Desa di mana keduanya tinggal kerap didatangi hewan-hewan buas karena dekat dengan taman margasatwa.

“Saya agak kuatir kembali ke desa saya segera setelah serangan semacam ini, tapi saya tidak takut,” ujar Rupali kepada BBC Hindi.

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge