0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

UNS Perkuat Publikasi dan Dokumentasi Karya Ilmiah Pendidik

Wakil Rektor IV UNS, Prof Dr Widodo Muktiyo ()

Solo — Universitas Sebelas Maret (UNS) menggelar Sosialiasi Penguatan Publikasi dan Dokumentasi Karya iImiah Pendidik UNS melalui Daring dan Terintegrasi. Sosialisasi diselenggarakan di ruang sidang IV Gedung Rektorat UNS, Jumat (6/4).

Sosialisasi diikuti Kepala Bagian Data dan Informasi Harmadi Subiatmoko, Kepala Program Studi, Tim SEO dari Okta Media, Tim Developer Daring dan Terintegrasi, mahasiswa UNS, dan Staf pada Bagian Data dan Informasi.

“Acara itu diselenggarakan dalam rangka memperkuat publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS sebagai kekayaan intelektual akademisi,” ungkap Wakil Rektor IV UNS, Prof Dr Widodo Muktiyo kepada wartawan.

Prof Widodo Muktiyo mengemukakan, selain membahas penguatan publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS, sekaligus disampaikan bahwa daring yang beralamat http://di.uns.ac.id/profil telah terintegrasi dengan akun Single Sign On (SSO). Dalam daring tersebut tergambar profil, penghargaan, Secara bertahap dan terus berkelanjutan telah terintegrasi dengan sistem yang ada di unit kerja lain terkait publikasi (kepegawaian, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta karya-karya ilmiah lainnya).

“Sehingga daring tersebut akan menjadi acuan rujukan dan simpul dokumentasi publikasi serta history nya tersentral di hosting internal milik universitas. Selain itu, dalam kegiatan ini juga telah memfokuskan pada penggunaan Search Engine Optimization (SEO) publikasinya,” ungkapnya.

Disebutkan, penguatan publikasi dan dokumentasi karya ilmiah pendidik UNS melalui daring dan terintegrasi menjadi salah satu langkah penting untuk dilakukan bagi UNS dalam sebuah akselerasi mewujudkan visi menjadi World Class University tahun 2027 nanti. Karya ilmiah pendidik yang menjadi poros utama penilaian perlu untuk lebih disentralkan dan dilakukan penguatan publikasinya dan terdokumentasi, sehingga membangkitkan sitasi sebagai rujukan dan referensi internasional yang mudah dicari melalui kemajuan teknologi yang sangat cepat yaitu internet yang terhubung tanpa batas.

“Memang saat ini kita sedang gencar-gencarnya untuk mendorong semua karya-karya kita itu masuk ke dalam publikasi internasional. Ini tidak bisa lepas dari kita bermain pada jurnal-jurnal yang bereputasi, baik nasional maupun internasional,” jelas Widodo.

Menurutnya, permasalahan yang dihadapi UNS saat ini adalah karya-karya ilmiah yang sudah ditulis oleh para pendidik masih tercantum dimana-mana, dan belum sepenuhnya terintegrasi pada satu tempat yang dapat diakses oleh siapapun melalui satu daring yang menyajikan menyeluruh. Hal ini menyebabkan publikasi secara nasional maupun internasional menjadi tidak maksimal.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge