0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rampas Motor, 3 Polisi Gadungan Dibekuk di Tol Soker

Kapolres Boyolali, AKBP Aries Andi menunjukkan pistol air soft gun dan tiga tersangka perampasan motor di Jalan Tol Soker (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Tiga preman, warga Desa Jati, Masaran, Sragen, berhasil diamankan Tim Sapu Jagad Resmob Polres Boyolali. Ketiganya ditangkap karena melakukan tindak kejahatan berupa perampasan motor dan handphone di Jalan Tol Solo-Kertosono (Soker), Desa Ngesrep, Ngemplak. Tidak tanggung-tanggung, ketiganya telah melakukan 30 aksi kejahatan di Tol Soker.

“Modus yang mereka lakukan dengan berpura-pura sebagai anggota polisi yang hendak melakukan pemeriksaan Narkoba,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie, Selasa (3/4).

Ketiga tersangka yang ditangkap yakni Andrik Tri Agung (24), Indra Rochmad Jatmiko (25), dan Sigit Aldi Setiawan (19). Tersangka terakhir masih berstatus sebagai pelajar. Ketiganya ditangkap Tim Resmob di rumah masing-masing. Tertangkapnya ketiga tersangka, setelah Polres mendapat laporan dari korban terakhir, Salsa Farida, warga Denggungan, Banyudono.

Dimana saat itu, korban bersama dua temannya sedang nongkrong di Jalan Tol Soker, didatangi ketiga tersangka yang mengaku hendak melakukan pemeriksaan terkait Narkoba. Satu tersangka kemudian membocengkan salah satu teman korban menggunakan motor korban. Korban dan satu temannya diminta menunggu di lokasi.

“Ternyata teman korban yang diboncengkan pelaku diturunkan di daerah Sindon, motor dibawa kabur pelaku,” ujar Kapolres.

Selain menangkap tiga tersangka, petugas juga mengamankan tiga sepeda motor hasil kejahatan, tiga buah HP dan sebuah pistol air soft gun beserta peluru gotri.

“Mereka ini sudah 30 kali melakukan aksi kejahatan, dua teman pelaku saat ini masih kita buru,” jelas Kapolres.

Sementara itu dalam pengakuannya, tersangka Andrik mengakui telah ikut beraksi merampas motor warga dengan berpura-pura sebagai anggota polisi, untuk memudahkan aksinya, sebanyak 10 kali. Motor yang berhasil dirampas kemudian dijual melalui online.

“Saya dapat bagian handphone,” ujarnya.

Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Boyolali, mereka dijerat pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge