0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Semua Produk Makarel Ditarik dari Pasaran

Pelanggan saat memilih produk makanan sarden di pusat perbelanjaan (dok.timlo.net/setyo pujis)

Solo — Sejumlah ritel modern mulai melakukan penarikan produk makanan kaleng berjenis Makarel. Keputusan itu dilakukan menyusul adanya temuan cacing dalam makanan tersebut yang terjadi beberapa waktu yang lalu di wilayah Pekanbaru.

“Sekitar seminggu ini, persisnya setelah heboh temuan cacing pada makanan makarel tersebut sejumlah perusahaan produsen makanan makarel langsung mengirimkan surat edaran untuk melakukan recall, atau penarikan barang,” ujar General Manager Hypermart Solo Grand Mall, Tri Wibowo kepada wartawan, Senin (2/4).

Beberapa merk dagang produk makanan makarel yang saat ini sudah dilakukan penarikan itu diantaranya adalah ABC, Pronas, Cip, King’s Fisher dan lainnya. Namun demikian untuk, produk makanan sarden dan sejenisnya masih tetap diperjual belikan. Mengingat makanan tersebut masih aman dan layak untuk dikonsumsi.

“Totalnya ada sekitar delapan merk dagang produk makanan makarel yang dilakukan recall. Kalau dari sisi jumlah, memang tidak terlalu banyak karena kita hanya menjual sekitar 200 an kaleng,” jelasnya.

Meski hanya makanan makarel yang dilakukan penarikan, temuan terkait adanya cacing tersebut dipastikan akan memberikan dampak negative terhadap penjualan produk sejenisnya, termasuk sarden. Hanya saja karena di Solo sendiri produk tersebut termasuk kategori barang slow moving, jumlah penurunan permintaan terhadap makanan sarden atau sejenisnya belum terlihat dampaknya secara signifikan.

Kondisi yang sama juga dilakukan ritel lainnya. Store Manager Lotte Mart The Park Mall Solo Baru,  Siti Partimah menyampaikan, untuk produk makarel yang dijualnya selama ini sudah dilakukan penarikan. Sehingga barang tersebut sudah tidak dijual di Lotte Mart.

“Jumlah persisnya yang dilakukan penarikan kita tidak ingat. Tapi yang jelas untuk sekarang kita sudah tidak menjual produk makanan makarel,” tandasnya.
Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge