0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lewat Kejuaraan Renang, Polda Jateng Sebar Virus Anti Hoax

Wakapolda Jateng Kombes Pol Ahmad Lutfhi bersama Ketua Pengkot Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Solo Devi Rahyuanto, membacakan deklarasi anti hoax sebelum kejuaraan renang bertajuk Piala Kapolda 2 digelar (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Polda Jateng memanfaatkan ajang kejuaraan renang bertajuk Piala Kapolda 2, dengan menyebarkan virus anti hoax atau berita palsu yang selama ini meresahkan masyarakat. Kejuaraan renang hasil kerjasama Polda Jateng, PRSI Solo, dan Pemkot Surakarta ini dipusatkan di kolam renang Manahan, Kamis-Minggu (22-25/3).

Deklarasi anti hoax pun dibacakan sesaat sebelum Wakapolda Jateng, Kombes Pol Ahmad Lutfhi membuka kejuaraan, Kamis (22/3) pagi. Sebelumnya, sebanyak 471 atlet renang taruna dan kelompok umur ambil bagian di kejuaraan renang kali ini, yang berasal dari 54 perkumpulan atau klub renang berbagai daerah.

“Diharapkan lewat kejuaraan semacam ini, melahirkan bibit-bibit perenang masa depan. Kami yakin dan percaya baik dari KONI pusat, Provinsi, maupun Solo memantau. Polda Jateng hanya mewadai pencarian bibit-bibit atlet masa depan Indonesia,” terang Wakapolda Jateng Kombes Pol Ahmad Lutfhi.

Sementara terkait anti hoax yang gencar disebar, menurutnya adalah untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat dalam situasi di tahun politik seperti pilkada maupun pilpres. Agar di lingkungan masyarakat tetap cooling down, tidak dicekoki suatu adanya hal-hal destruktif.

“Hoax harus kami perangi. Jangan sampai ada berita yang tidak benar. Masyarakat mulai wajib mengerti biar tidak terjadi fitnah. Arahan dari Bapak Kapolda, bahwa Jateng secara umum sangat kondusif terkait isu-isu penyebaran berita palsu,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge