0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Dua Pelaku Curanmor Lintas Wilayah Diringkus

Pelaku Curanmor saat diringkus Polsek Gemolong (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Dua pelaku pencurian sepeda motor di halaman parkir Masjid Nurul Huda, Dukuh Mijahan RT 05, Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong, Sragen akhirnya diringkus polisi. Pelaku ditangkap di tempat persembunyianya wilayah Klego, Boyolali.

Pelaku juga pernah beberapa kali melakukan pencurian motor (Curanmor) di wilayah lain. Salah satunya dua kali ngembat motor di Kampus UMS Pabelan, Kartasura, Sukoharjo.

“Pelaku bisa ditangkap merupakan hasil pengembangan dari dua kejadian Curanmor di UMS Pabelan, Kartosuro, Sukoharjo,” kata Kapolsek Gemolong AKP Supadi, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman, Rabu (21/3).

AKP Supadi mengungkapkan, pada Selasa (20/3), Unit Reskrim Polsek Gemolong mendapat informasi bahwa di Polsek Klego Polres Boyolali telah diamankan dua orang pelaku Curanmor beserta barang bukti motor Honda Beat warna hitam.

Ciri-ciri fisik kendaraan tersebut sesuai dengan laporan korban curanmor, Radika Luhur Sulistyawan (32), warga Dukuh Mijahan RT 05, Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong, Sragen, yang telah kehilang motor saat diparkir di halaman Masjid Nurul Huda, Dukuh Mijahan RT 05, Kelurahan Ngembatpadas, Kecamatan Gemolong.

Begitu mendapat informasi, selanjutnya pihaknya langsung menjemput dua tersangka dan barang bukti untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kedua pelaku itu masing-masing Rian Susilo (27), warga Kedung liwung RT 03, Kelurahan Gosono, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali dan Candra Riyan (23), warga Dukuh Sendang RT 15, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen.

“Dari pengakuan pelaku, modus yang dilakukan saat mencuri sepeda motor dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu,” terang AKP Supadi.

Pelaku bakal dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Pengungkapan kasus curanmor ini sendiri berawal ketika korban atau pelapor, Radika Luhur Sulistyawan memarkir motor miliknya, Honda Beat warna hitam Nopol AD 2558 AJE di halaman Masjid Nurul Huda Dukuh Mijahan RT 05, Kelurahan Ngembatpadas, pada Sabtu (17/3) lalu sekitar pukul 21.15 WIB.

Saat korban menjalankan Sholat Isya’ sudah jalan dua rekaat, mendengar suara bunyi starter dan sepeda motor dipacu kencang. Kemudian setelah selesai sholat, korban mengecek motor Honda Beat miliknya, ternyata sudah tidak ada ditempat atau hilang.

Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 9 juta dan melapor ke Polsek Gemolong.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge