0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rudy Kritik Kebijakan Cuti 1 Bulan untuk ASN Laki-Laki Saat Istri Melahirkan

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo – Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo meminta pemerintah pusat meninjau kembali kebijakan cuti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki untuk mendampingi istri melahirkan. Menurut Walikota. kebijakan tersebut akan sangat merugikan pemerintah.

“Yang melahirkan siapa, yang cuti siapa? Jangan dibolak-balik,” kritik Rudy –sapaan akrab Walikota Solo, Rabu (21/3).

Beberapa hari lalu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan ASN laki-laki bisa mengajukan cuti untuk mendampingi istri yang melahirkan. Cuti bisa diajukan hingga maksimal satu bulan dan tetap menerima gaji. Cuti tersebut disetarakan dengan cuti karena alasan penting (CAP) seperti keluarga meninggal, sakit keras, atau menikah. Selama cuti, ASN yang bersangkutan tetap menerima gaji.

“Sekarang dihitung saja, berapa biaya yang harus dikeluarkan Pemerintah? Padahal mereka   ggak bekerja,” kata Rudy.

Lebih jauh, kebijakan tersebut dianggap mengancam program Keluarga Berencana (KB). Pasalnya, kemudahan berupa cuti akan menjadi insentif bagi ASN untuk memiliki anak lebih banyak. Rudy mengusulkan kebijakan tersebut direvisi.

“Direvisi lah. Kalau setiap punya anak bisa mengajukan cuti sampai satu bulan ya kepenaken   (keenakan),” kata Rudy.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge