0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Cegah Aksi Pelecehan, Perempuan Jangan Keluyuran Malam

Kompol Juliana (foto: Khalik)

Solo — Aksi pelecehan yang menimpa kaum hawa dengan modus memegang payudara di Kota Solo sangat memprihatinkan. Banyak diantara kaum hawa yang menjadi korban, namun enggan untuk melaporkan.

“Kalau jadi korban pelecehan, jangan sungkan untuk melapor. Itu sudah masuk tindak pelecehan dan kami akan tindak lanjuti dengan serius,” terang Kapolsek Jebres, Kompol Juliana kepada Timlo.net, Selasa (20/3).

Dikatakan, pihaknya telah menangkap fenomena meresahkan yang dialami oleh kaum hawa di Kota Solo tersebut. Untuk mengantisipasi hal itu, satu-satunya Kapolsek wanita di jajaran Polresta Solo ini telah memerintahkan anggotanya untuk meningkatkan patroli di tempat-tempat yang kerap dijadikan lokasi beroperasinya begal payudara di kawasan hukum Polsek Jebres.

“Khususnya, di kawasan atau jalan sepi seputaran kampus ISI dan UNS,” jelas Kapolsek.

Supaya tidak menjadi korban begal payudara, Kapolsek menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melewati jalan atau gang sepi. Di sisi lain, bagi para perempuan juga jangan keluyuran hingga larut malam jika tidak ada urusan penting yang harus diselesaikan.

“Dan yang paling penting, segera laporkan jika menjadi korban pelecehan. Sehingga, kami bisa memetakan lokasi tempat mereka beroperasi,” jelas Kapolsek.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengungkapkan, sejauh ini baru ada satu laporan terkait tindak pelecehan begal payudara.

“Rata-rata, korban malu untuk melapor. Kami telah memerintahkan kepada anggota Sabhara untun melakukan patroli zona ke sejumlah titik bahkan gang sempit untuk meminimalisir tindak pelecehan yang terjadi. Akan tetapi, karena lokasi tindak pelecehan yang menyebar dan dilakukan tidak cuma satu pelaku agak susah juga mendeteksinya,” jelas Kapolresta beberapa waktu lalu.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge