0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Diusulkan, Raperda Makanan Halal

ilustrasi (dok.timlo.net/redaksi)

Solo — Fraksi PKS akan mengajak fraksi lain di DPR Kota Solo untuk mendukung usulan rancangan Peraturan Daerah (Perda) pengawasan jaminan produk halal di Kota Solo. Mereka yakin, fraksi lain di DPRD Kota Solo sepakat mendukung usulan raperda tersebut.

“Masing-masing anggota dewan pasti memiliki konstituen muslim yang mendukung mereka. Kami yakin, mereka akan setuju jika ada aturan untuk mempertegas produk halal untuk dikonsumsi,” jelas anggota Fraksi PKS, Quatly Alkatiri, Selasa (20/3).

Dikatakan, banyak masyarakat baik warga Solo dan luar Solo yang merasa was-was dengan makanan yang ada di Solo. Padahal, Solo dikenal dengan kota kuliner. Jika rasa was-was tersebut tidak dipertegas dengan aturan terkait jaminan makanan produk halal di Kota Bengawan, bukan tidak mungkin kuliner di Kota Solo akan “diwaspadai” oleh para penggemarnya.

“Saya punya teman yang mengaku, bahwa ada warung makan terkenal di Kota Solo yang juga menjual saren (makanan olahan dari bahan dasar darah). Warga Solo pun juga pasti tahu akan hal itu. Yang dikhawatirkan, makanan tersebut bercampur dengan makanan yang disajikan. Termasuk juga, cara pengolahan dengan makanan yang lain. Tentu saja, bagi seorang muslim makanan tersebut tidak boleh dikonsumsi dan merasa khawatir untuk mengkonsumsi makanan yang lain,” jelas Quatly.

Terkait usulan Raperda tersebut, jelas Quatly, pihaknya tidak ingin melarang warung atau rumah makan untuk menjual makanan tidak boleh konsumsi bagi umat muslim. Akan tetapi, untuk mempertegas bahwa rumah makan tersebut menyajikan makanan yang bebas dari unsur seperti anjing, babi dan darah termasuk dalam proses pengolahannya.

“Goal dari usulan Raperda ini adalah untuk memberikan payung hukum terhadap Pemkot, dalam mengatur rumah makan untuk benar-benar menyajikan makanan halal bagi masyarakat. Terkait makanan yang menyajikan daging babi, anjing atau sejenisnya tetap boleh beroperasi. Akan tetapi, dipertegas bahwa makaman mengandung unsur tersebut,” jelasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge