0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Lalu Lintas Padat, Sukarelawan Siaga Nonstop di Jalan Darurat

Sukarelawan mengatur lalu lintas di jalan darurat Desa Kaling, Tasikmadu (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Keberadaan sukarelawan menjadi urgen untuk mengatur lalu lintas kendaraan di jalan darurat Desa Kaling, Tasikmadu. Mereka berjaga sesuai shift bersama personel BPBD Karanganyar.

“Kita di sini mengatur keluar masuknya kendaraan yang melewati jalan darurat. Paling ramai pagi waktu anak sekolah berangkat dan pulang. Bahkan pada malam hari, ramai bus lewat pengangkut karyawan pabrik,” kata Satgas BPBD Karanganyar yang bertugas di jalan darurat itu, Sukamto kepada wartawan, Senin (19/3)

Lalu lintas dari Desa Alastuwo, Kebakkramat ke Desa Kaling, Tasikmadu maupun sebaliknya dibuka secara terbatas. Satgas bersama sukarelawan dari Potlot Tasikmadu silih berganti mengawal perlintasan itu dalam empat shift dalam sehari. Tiap shift dijatah jaga enam jam. Mereka mendirikan tenda posko di ujung jalan.

Saat mengatur arus kendaraan, sukarelawan saling berkomunikasi menggunakan pesawat radio. Usai jalan utama ambrol pekan lalu, penggunaan jalan darurat hanya 4 meter dari total lebar jalan sekitar 8 meter. Jalan darurat itu bermaterial tanah yang dipadatkan serta diuruk batu kerikil. Para sukarelawan bertugas memastikan mobil dan kedaraan roda dua selamat melintasinya. Tak jarang mereka menegur pengendara sepeda motor yang nekat menerobos aba-aba serta mengingatkan pengemudi agar mengurangi kecepatan.

Pada malam sampai dini hari biasanya didominasi bus angkutan pegawai pabrik dan truk pengangkut material bangunan. Pembuatan jalan darurat itu masuk anggaran tanggap darurat BPBD. Dari Dishub memasang pula penerangan jalan umum (PJU) di tiga titik lokasi ambrol.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge