0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pura-Pura Cari Kontrakan, Ternyata Pasutri Ini Mencuri

Suami-isteri yang jadi tersangka pencurian tengah menjalani pemeriksaan di kantor polisi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Perbuatan pasangan suami-isteri (Pasutri) asal Cinderejo, Banjarsari, Solo ini tak bisa dijadikan contoh. Pasalnya, hanya karena alasan ekonomi, keduanya nekat mencuri. Modus yang dilakukan yakni pura-pura mencari kontrakan.

Pasutri tersebut, Supri (38) dan Yuvita Rhisna (34), saat ini mendekam di tahanan Mapolres Boyolali. Keduanya ditangkap kurang dari 24 jam setelah melakukan aksi kejahatan di rumah korban, Pardji (70), warga Desa Ngadirejo, Mojosongo, Boyolali. Di rumah korban, kedunya berhasil menggondol 2 buah gelang emas, 1 buah cincin, uang tunai Rp 180 ribu, 2 buah HP Nokia, dan 1 buah dompet.

“Mereka ini berkolaborasi, si istri mengelabui korban lewat kata-kata, sedangkan sang suami menggasak harta korban lewat pintu belakang,” kata Kapolres Boyolali AKBP Aries Andie melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanta, Jumat (16/3).

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap tersangka, diketahui mereka telah lima kali melakukan tindak kejahatan. Empat tindak kejahatan dilakukan di wilayah Boyolali dan satu di Sukoharjo. Modus yang dilakukan sama, berpura-pura mencari rumah kontrakan.

“Pengakuannya baru lima kali, tapi ini kita masih melakukan penyelidikan,” tambah AKP Willy.

Sementara itu, tersangka Supri, mengaku terpaksa mengajak sang istri mencuri karena terdesak kebutuhan hidup. Selain itu, tersangka Yuvita dalam kondisi sakit-sakitan dan tidak bekerja.

“Uangnya untuk memcukupi kebutuhan sehari-hari,” ujar Supri yang mengaku belum memiliki anak.

Keduanya dijerat pasal Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge