0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tanah Longsor Terjang Tiga Kecamatan

Banjir dan tanah longsor landa tiga kecamatan di Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Bencana banjir dan tanah longsor menerjang tiga wilayah kecamatan di Wonogiri, Minggu (11/3). Sejumlah rumah milik warga rusak, tetapi tidak mengakibatkan korban jiwa atau luka. Kerugian materiil diperkiraan hingga puluhan juta rupiah.

“Masing-masing wilayah Kecamatan Slogohimo; bencana tanah longsor, Kecamatan Kismantoro; bencana banjir dan tanah longsor, dan Kecamatan Bulukerto; tanah longsor. Sebelum bencana terjadi, wilayah tersebut diguyur hujan,” ungkap Kepala Pelaksana Harian BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Senin (12/3).

Dia menyebut, longsor terjadi di Dusun Tunggur RT 3/RW 6 Desa Tunggur Kecamatan Slogohimo, mengakibatkan dinding rumah Tukijan (65) jebol. Kerugian diperkirakan mencapai Rp 3 Juta.

Di Desa Gesing Kecamatan Kismantoro, banjir menyebabkan sebuah jembatan ambrol. Kerugian ditaksir Rp 60 Juta. Sementara di Dusun Setren Desa Lemahbang Kecamatan Kismantoro dua rumah warga, masing-masing rumah Misran dan Tardi rusak akibat diterjang longsor. Masing-masing mengalami kerugian Rp 1 Juta. Di Dusun Soka Desa Plosorejo rumah milik Rebo (51) dinding rumahnya ambrol, kerugian mencapai Rp 10 juta.

Tanah longsor juga terjadi di Dusun Sobo Desa Geneng Kecamatan Bulukerto. Longsoran material dari tebing setinggi lima meter dengan lebar delapan meter menerjang rumah milik Katino (50) dan Senen (50). Dinding rumah mereka roboh. Total kerugian diperkirakan Rp 6, 5 Juta.

“Upaya pemulihan kembali dampak bencana tanah longsor yang menimpa pemukiman warga dilakukan sejak pagi tadi secara gorong royong masyarakat. Kemudian terkait kerusakan infrastruktur jembatan karena termasuk aset milik Pemkab telah dikoordinasikan dengan DPU Wonogiri untuk segera melakukan kajian tehnis guna penanganan lebih lanjut,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge