0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Peringatan Tak Digubris, Kios Penjual Miras Disegel Warga

Timlo.net — Sekitar seratus warga bersama tokoh agama menyegel kios penjual minuman keras berkedok depot jamu di sepanjang Jalan Raya Pasekon-Cipanas, Cianjur, Jawa barat.

Ustad Opik, tokoh agama di Kampung Pasekon, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, pada wartawan Kamis (8/3) mengatakan, aksi spontan warga tersebut berawal dari maraknya korban usia pelajar yang menjadi korban miras khususnya oplosan.

“Bukan hanya sekarang, warga sudah berkali-kali memberikan peringatan pada pemilik kios untuk menghentikan usahanya. Namun puncaknya, warga diresahkan dengan jatuhnya korban jiwa anak usia sekolah beberapa hari lalu,” katanya.

Akibat tidak juga memenuhi tuntutan warga, ungkap dia, seratusan warga mendatangi kios berkedok depot jamu yang menjalankan bisnis haramnya sejak sore hingga dini hari menjelang.

Pertama kali warga mendatangi kios di Jalan Raya Pasekon dan mendapati minuman keras oplosan yang disimpan di dalam galon air mineral yang disita dan langsung diserahkan pada aparat kepolisian yang menggawal aksi warga tersebut.

“Selanjutnya warga meminta pemilik menutup kios dan menghentikan usahanya. Bahkan di depan kios tersebut warga memasang kertas bertuliskan “kios ini disegel atas nama warga”. Pemilik mengabulkan permintaan warga tanpa perlawanan,” katanya.

Usai melakukan penyegelan terhadap kios pertama, warga kembali melakukan hal yang sama didua kios lainnya yang hanya terpisah jarak beberapa puluh meter. Meskipun dalam keadaan tutup, warga memasang tanda segel di rolingdor kios tersebut.

“Harapan kami, tidak ada lagi kios yang menjual minuman keras di wilayah kami ini. Kalau mereka melanggar, kami akan kerahkan masa lebih banyak dan menuntut penjual untuk diadili secara hukum agar jera,” katanya.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge