0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pengusaha Muda Beberkan Pentingnya Perencanaan Sebelum Mulai Usaha

Suasana seminar di gelaran IAPE 2018 (foto: Setyo Pujis)

Solo – Merintis sebuah usaha tidak hanya butuh modal, tapi yang lebih penting adalah keberanian dan rencana bisnis yang matang. Hal tersebut seperti yang diutarakan Pengusaha Muda, Kristian Nico dalam seminar bertajuk Cara Cepat Mencari Modal dan Merekrut Karyawan, di gelaran Indonesia Apparel Production Expo (IAPE) 2018 di Diamond Solo Convention Center, Sabtu (3/3).

“Saya dulu saat merintis usaha sablon ini memang modal awalnya hanya nekat. Tapi ternyata hal itu salah, karena setelah membuat usaha itu bukannya untung yang saya dapat, melainkan justru harus jual handphone karena merugi,” ungkapnya kepada peserta seminar.

Setelah melakukan evaluasi, kesalahan utama yang ditemukan saat awal merintis usaha tersebut karena dianggap tidak memiliki business plan atau rencana bisnis yang matang. Sehingga kemampuannya dalam membuat sablon, dan modal yang sudah dikeluarkan untuk membeli peralatan tidak dapat dimaksimalkan sesuai yang diharapkan.

“Karena itu, catatan saya bagi yang ingin merintis usaha. Supaya terlebih dulu mematangkan perencanaan bisnisnya. Seperti segmen apa yang akan dibidik, strategi marketing apa yang ingin digunakan dan kebutuhan lainnya,” jelas dia.

Dengan memiliki perencanaan bisnis yang matang, menurutnya bukan hanya dapat mempermudah bisnis yang akan dijalankan, tapi juga bisa digunakan untuk menarik para investor sebagai strategi mencari tambahan modal. Sehingga pola pikirnya bukan malah dibalik. Karena kalau modal dulu yang dipersiapkan di awal, potensi kerugian itu danggapnya justru semakin besar.

Sedangkan untuk merekrut karyawan, lanjut dia ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Diantaranya adalah prestasi, dedikasi, loyalitas dan kejujuran (PDLK).

Terpisah, Project Manager IAPE 2018, Bryan Wildan A menyampaikan, seminar tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pengujung atau pelaku usaha yang ingin membesarkan bisnisnya. Animo peserta yang terlibat dalam seminar itu diakuinya cukup banyak. Karena tidak hanya datang dari Jawa Tengah, tapi juga DIY, Jawa Timur dan bahkan Luar Jawa.

“Karena tujuan kita membuat pameran ini tidak semata-mata ingin menyediakan produk saja. Tapi juga ingin mensupport sistem yang digunakan untuk berwirausaha,” tandasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge