0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Pemalsu Mata Uang Asing Dibekuk

ilustrasi uang dolar (pixabay)

Timlo.net – Anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya meringkus seorang warga negara asal Mali Diarra Khalifa karena diduga terkait pemalsuan mata uang dolar Amerika Serikat dan Euro.

“Pelaku sebagai pemalsu dolar,” kata Kepala Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Polisi Jerry Raimond Siagian di Jakarta Rabu (28/2).

Selain Diarra, anggota Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap istri tersangka seorang Warga Negara Indonesia Dini Malahayati yang berperan membujuk korban membeli dolar palsu.

Jerry menjelaskan awalnya polisi menerima informasi adanya transaksi sindikat pemalsuan mata uang asing.

Berdasarkan informasi itu, Tim Opsnal Unit III Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya pimpinan Komisaris Polisi Piter Yanottama dan Komisaris Polisi F Danang Kartiko menyelidiki dugaan jaringan jual beli mata uang asing palsu.

Selanjutnya, polisi meringkus kedua tersangka di Apartemen Mediterania Garden Residence 2 Tower Jasmin Tanjung Duren Jakarta Barat pada Senin (26/2).

Dari kamar apartemen tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 2.080 lembar uang palsu pecahan 100 dolar AS, 290 lembar pecahan 100 Euro, pecahan 100 Euro yang belum dipotong, dan enam botol cairan kimia bertulisan “United States of America”.

Pasangan suami istri beda negara itu dijerat Pasal 244 KUHP tentang produksi pemalsuan mata uang asing dan/atau Pasal 250 KUHP tentang Pengedaran Mata Uang Asing.

Sumber : Antara

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge