0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Bahayakan Pengguna Jalan, Lubang Jalan Nasional Ditambal

Penmbalan lubang di jalan nasional Solo-Semarang (timlo.net/nanin)

Boyolali — Puluhan lubang di jalan nasional Solo-Semarang mulai ditambal. Kondisi jalan yang berlubang di sejumlah titik membahayakan pengguna jalan. Pekerajaan ini dilakukan mulai dari Ngangkruk, Banyudono.

“Lubang yang ditambal diprioritaskan yang sudah diberi tanda dengan cat semprot,” kata Kepala Pengawas Proyek Jalan Kartasura-Sruwen, Salatiga, Danang, Rabu (28/2).

Penambalan lubang dilakukan dengan menggunakan aspal goreng agar lebih rekat dan kuat serta cepat menyatu dengan aspal lama. Tak hanya lubang yang ditambal, aspal di sekitar lubang yang mengelupas atau sudah tak layak dibongkar dan ditambal ulang.

“Kita upayakan setiap hari selama pasokan aspal ada,” ujar Danang.

Dijelaskan, penambalan jalan sebagai upaya pemeliharaan rutin di jalur tersebut. Beban jalan semakin berat karena ramai digunakan selama 24 jam. Sehingga wajar bila muncul lubang di jalan. Apalagi saat ini musim penghujan, lubang jalan yang sebelumnya kecil, menjadi makin besar dan dalam karena gerusan air hujan.

“Kalau dibiarkan membahayakan pengguna jalan,” imbuhnya.

Perbaikan jalan nasional mendapat respon positif para pengguna jalan. Seperti dikemukakan Ichwan (35) warga Solo yang setiap hari nglajo ke Boyolali. Menurut dia, penambalan lubang sejak dini bakal menghemat biaya dan tenaga.

“Kalau pas hujan lubangnya tidak kelihatan, sangat membahayakan,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Boyolali, Nyoto Widodo mengakui, ruas Jalan Kartasura- Sruwen merupakan jalan nasional, maka pemerintah pusat yang bertanggung jawab terhadap pemeliharaanya.

“Kita yang di daerah langsung melaporkan bila ada kerusakan, biar segera diatasi,” tandasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge