0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Satpol PP Bongkar Belasan Lapak PKL Tak Berizin

Pembongkaran lapak PKL di tepi Jalan Jogja-Solo tepatnya di Desa Kemudo, Prambanan, Klaten (foto: A Wijaya)

Klaten – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Klaten menertibkan belasan lapak pedagang kaki lima (PKL) di Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan. Pasalnya, keberadaan PKL di tepi jalan Jogja-Solo di jalur menuju Klaten tersebut dianggap melanggar Perda.

“Ada 11 lapak yang kami tertibkan karena menyalahi zona dan mendirikan bangunan tanpa izin. Apalagi ini masuk area right-of-way atau daerah milik jalan (damija),” kata Kepala Satpol PP Klaten Sugeng Haryanto, Senin (26/2).

Sebelum penertiban, Satpol PP telah menggelar sosialisasi pertama pada 16 Januari 2018 di aula kantor Kecamatan Prambanan. Kemudian ditindaklanjuti surat peringatan pada 13 Februari dan 24 Februari agar PKL membongkar lapaknya sendiri.

Mengingat PKL di traffic light simpang tiga pabrik SGM itu masih membandel. Pihaknya hari ini menggelar penertiban. Pasalnya melanggar Peraturan Daerah (Perda) No 4/1993 tentang Kebersihan, Ketertiban dan Keindahan (K3) di wilayah Kota Klaten.

“Sesuai Perda ataupun Perbup, lapak PKL itu harus izin bupati lewat dinas yang ditunjuk yakni, Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menangah (Disdagkop dan UMKM). Jadi bahasa halusnya, ini bukan PKL liar, tapi belum berizin saja. Sehingga kita tertibkan,” tandas Sugeng.



Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge