0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Rawan Kecelakaan, Nyawa Pesepeda Jadi Taruhan

Jalur lambat untuk pengguna jalan nonmotor (becak dan sepeda) (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Kota Solo nampaknya masih jauh dari kata aman bagi para pesepeda. Pasalnya, selama 2017 lalu terjadi 46 kasus kecelakaan sepeda di Kota Solo.

“Selama 2017 lalu, ada sebanyak 46 kasus kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda di Kota Solo,” terang Kasubnit I Laka Satlantas Polresta Solo, Iptu Dwi Agung Trenggono saat ditemui wartawan, Senin (26/2) siang.

Dari total kasus tersebut, kata Iptu Trenggono, mengakibatkan 51 korban dengan rincian dua meninggal dunia, 39 luka ringan dan sisanya cidera.

“Dua pesepeda meninggal akibat kecelakaan,” ungkapnya.

Disinggung terkait kasus kecelakaan pesepeda sepanjang tahun 2018 ini, Iptu Trenggono mengaku, ada delapan kasus. Dengan rincian, satu tewas dan tujuh luka ringan.

Kebanyakan kasus kecelakaan terjadi pada malam hari lantaran minimnya penerangan kendaraan tersebut.

“Biasanya jam sibuk dan pada malam hari. Kalau malam, karena minimnya penerangan hingga tidak dilengkapinya sepeda dengan lampu penerangan,” katanya.

Untuk menghindari terjadinya kasus kecelakaan, pihaknya menghimbau kepada para pesepeda untuk lebih berhati-hati. Sekaligus, mengenakan peralatan pelindung yang memadai saat mengendarai sepeda.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge