0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Soal Pengawalan Paslon Bupati, Ini Kata Kapolres

Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto (timlo.net/raymond)

Karanganyar — Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto mengatakan, pelatihan terhadap personel yang dipilih untuk mengawal paslon calon (Paslon) bupati-wakil bupati, dan komisioner penyelenggara Pemilu dilakukan sejak masa pendaftaran calon kontestan Pilkada.

“Setelah dilakukan penetapan paslon, kami serahkan penyerahan personel pengawal. Mereka melakukan pengawalan melekat selama 24 jam. Khusus untuk kontestan wanita, yang mengawal polwan. Disesuaikan,” kata Kapolres AKBP Henik Maryanto kepada wartawan, Sabtu (24/2).

Tiap kontestan, yakni calon bupati dan calon wakil bupati, masing-masing dikawal dua orang. Sedangkan untuk komisioner KPU dan Panwaslu, dikawal masing-masing satu orang.

Menurutnya, pengawalan melekat merupakan standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap tahapan Pilkada, pemilu gubernur (Pilgub) maupun pemilu presiden (Pilpres). Keamanan Paslon dan komisioner penyelenggara pemilu menjadi tanggung jawab polisi. Pengawalan akan dilakukan sampai paslon terpilih dilantik sebagai kepala daerah.

Ketua Panwaslu Karanganyar Kustawa Esye menilai belum perlu adanya pengawalan melekat dari polisi terhadap komisioner KPU.

“Memang, setiap komisioner mendapat pengawalan melekat dari Polres Karanganyar. Tapi kondisinya tidak mendesak, jadi saya rasa belum perlu dikawal ke mana-mana. Saya sendiri tidak mau. Yang penting, kantor Panwaslu dijaga personel polisi,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge