0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Minim Lahan, Pesepeda di Solo Harus Berbagi dengan Parkir Mobil dan Motor

Solo — Pemerintah Kota Solo terus berupaya mengukuhkan diri sebagai kota yang nyaman bagi pesepeda. Di antaranya dengan menyediakan fasilitas pendukung bagi pesepeda. Namun Pemkot mengakui hal tersebut bukan hal gampang.

“Kita terkendala minimnya ruang,” kata Kepala Dinas Perhubungan Solo, Hari Prihatno saat ditemui di gelaran CFD di Slamet Riyadi, Minggu (25/2).

Hal itu membuat pesepeda harus berbagi tempat dengan kendaraan roda dua maupun mobil yang diparkir di jalur lambat. Jalur yang seharusnya hanya boleh digunakan untuk kendaraan tidak bermotor. Hari mengakui, Pemkot masih kebingungan menyediakan lahan parkir yang memadai.

“Kalau mau steril dari parkir ya sulit,” kata dia.

Pemkot sendiri hingga saat ini terus berupaya menyediakan lahan parkir yang cukup bagi kendaraan bermotor. Namun sayangnya, Dishub belum mendapat lahan yang layak. Baik dari segi lokasi maupun luasan.

“Kita sampai sekarang masih cari lahan untuk membangun gedung parkir belum dapat-dapat,” kata dia.

Solo sendiri termasuk salah satu kota dengan jalur lambat terpanjang di Indonesia. Tak seperti beberapa tahun lalu, Pemkot akhir-akhir ini semakin rajin memperbaiki jalur lambat yang berlubang.

“Rencananya tahun ini yang di Jalan Ir Sutami, Adi Sucipto, dan Gatot Radjiman akan diperbaiki,” tambahnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge