0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Arkeolog Temukan Segel Kuno Milik Raja Hizkia

Segel Raja Hizkia. (cnn.com)

Timlo.net—Para arkeolog menemukan sebuah segel milik raja Yehuda, Hizkia di sebuah pembuangan sampah di Yerusalem minggu ini. Stempel itu berusia 2700 tahun.

Segel itu adalah segel pertama milik seorang raja Israel atau Yehuda yang ditemukan arkeolog. “Segel raja itu sangat penting. Hal ini bisa menjadi urusan hidup atau mati, jadi sulit dipercaya ada orang lain yang boleh menggunakan segel itu,” ujar Dr. Eilat Mazar, yang memimpin penggalian di dekat puncak Kota Daud kepada CNN.

“Oleh karena itu, sangat masuk akal jika kita beranggapan jika segel itu dibuat oleh raja sendiri, menggunakan cincinnya sendiri. Ini adalah benda terhebat yang pernah saya temukan,” ujar Eilat, arkeolog generasi ketiga di sana.

Segel kuno itu disebut bulla dalam bahasa asli. Segel itu berbentuk oval dengan lebar 1,27 cm. Tim dari the Hebrew University of Jerusalem yang menemukannya. Dipimpin oleh Eilat, tim itu menggali sebuah tempat pembuangan sampah kuno dekat wilayah the Silwan, di samping tembok yang mengelilingi Kota Lama di Yerusalem.

Penggalian ini sendiri kontroversial karena berbatasan dengan wilayah Palestina. Beberapa pihak menuduh penggalian itu dimotivasi kepentingan politis untuk memperluas klaim Yahudi terhadap Yerusalem timur dan Kota Lama. Tapi penemuan arkeologis ini menjadi pembenaran historis.

Segel itu dipercaya dibuang dari bangunan kerajaan bersama dengan kumpulan sampah. Segel itu dibuat dari tanah liat dengan tulisan dalam Bahasa Ibrani. Tulisan itu berbunyi, “Milik Hizkia [putra] Ahas raja Yehuda.” Dalam segel terlihat simbol matahari bersayap dua. Kedua sayap itu mengarah ke bawah, dikelilingi dua simbol ankh yang berarti kehidupan.

Beberapa bulla lain ditemukan di pasar antik, diklaim sebagai milik Raja Hizkia. Tapi segel-segel itu tidak ditemukan oleh para arkeolog, jadi diragukan keasliannya.

Bulla atau bullae adalah salah satu artifak yang paling umum ditemukan di Israel dan Timur Dekat. Bulla dibuat dengan menekan sebuah stempel ke dalam gumpalan tanah liat basah. Gumpalan itu untuk menutup tali yang diikat pada sebuah dokumen. Bulla bertujuan sebagai tanda tangan dan tanda keamanan untuk menunjukkan keaslian konten sebuah dokumen.

Siapa Raja Hizkia?

“Alkitab menggambarkan Raja Hizkia sebagai salah seorang raja paling penting setelah Raja Daud,” ujar Eilat.

“Dia kaya, berani, berdiri melawan kerajaan Asyur. Seorang raja yang sangat menakjubkan,” tambah Eilat.

Raja Hizkia memerintah pada 727 hingga 698 SM atau 600-700 tahun sebelum kelahiran Yesus. Dalam Alkitab Hizkia digambarkan sebagai seorang raja yang hebat. Dalam kitab 2 Raja-Raja 18:5, tertulis,”..setelah dia tidak ada yang seperti dia di antara para raja Yehuda, juga tidak ada yang seperti dia di antara para raja sebelumnya.”

 

 

Editor : Ranu Ario

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge