0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Tiga Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Pembakar Lahan

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Timlo.net – Polisi menetapkan tiga tersangka pembakar lahan di Provinsi Riau. ketiga orang tersebut diduga kuat membakar lahan di Kabupaten Pelalawan, Rokan Hulu dan Kota Dumai.

“Ada tiga tersangka perorangan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Gideon Arif Setiawan di Pekanbaru, Jumat (23/2).

Polda Riau berperan sebagai Satuan Tugas Penegak Hukum pada Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Riau.

“Luas kebakaran seluruhnya mencapai 6,5 hektare,” katanya.

Ia mengatakan hingga kini sudah ada 15 laporan terkait Karhutla yang diterima jajaran Polda Riau.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo sebelumnya sempat mengatakan pihaknya telah menyegel 233 hektare (Ha) lahan bekas terbakar untuk keperluan penyelidikan. Lahan yang terbakar dan disegel tersebut juga telah dipasangi garis polisi, dan dalam status quo atau tidak boleh diganggu gugat selama proses penyidikan.

Guntur menuturkan dalam perkara ini proses penyelidikan baru sebatas pada lahan perorangan dan belum ada lahan perusahaan yang didalami.

Selain itu, dari seluruh perkara tersebut, ia menyebutkan mayoritas ditangani oleh jajaran Kepolisian Resor Meranti. Wilayah tersebut merupakan yang paling parah mengalami kebakaran lahan dengan total luas mencapai 211 hektare.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, total luas lahan terbakar mencapai 633 hektare. Kabupaten Meranti dan Indragiri Hulu menjadi daerah dengan luas kebakaran terparah, dengan luas masing-masing 121,25 hektare dan 121,5 hektare.

Terhitung sejak 19 Februari hingga 31 Mei 2018, Riau sudah berada pada status Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pemerintah Provinsi Riau menetapkan kondisi ini karena pada awal tahun 2018 terjadi peningkatan jumlah titik panas (hotspot) dan luas Karhutla yang sangat naik signifikan.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge