0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Siswa dan Guru Ikut Bersaksi di Sidang Kasus Pembunuhan

ilustrasi ()

Timlo.net – Sebanyak 12 saksi dihadirkan dalam sidang kasus pembunuhan guru SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Jawa Timur Ahmad Budi Cahyanto. Saksi meliputi siswa dan guru di SMA Negeri 1 Torjun, dan dua orang keluarga korban termasuk istri almarhum Ahmad Budi Cahyoni, yakni Sianit Sinta. Diketahui, terdakwa berinisial HI (17) merupakan siswa korban.

“Hasil keterangan para saksi yang dihadirkan sudah sesuai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) dengan perkara yang disidangkan hari ini,” kata Kepala Bagian Humas Pengadilan Negeri Sampang I Gede Perwata usai persidangan, Rabu (21/2).

I Gede mengatakan terdakwa selama persidangan didampingi orang tua, penasihat hukum, dan petugas dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) setempat.

Selain itu, sidang lanjutan kasus pembunuhan guru honorer itu akan digelar kembali pada Jumat (23/2) besok. Agenda sidang masih mendatangkan saksi-saksi.

Sidang perkara pidana anak dengan terdakwa HI dikenakan pasal primer 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara juncto Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak.

Sebelumnya, dalam sidang perdana yang digelar pada Senin (19/2) kemarin, majelis hakim menawarkan upaya diversi kepada pihak keluarga korban dan keluarga terdakwa sebagai langkah untuk mempercepat proses persidangan.

Namun upaya diversi tersebut tidak bisa dilaksanakan karena pihak keluarga korban tidak bersedia.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge