0271-626499 redaksi.timlo@gmail.com
Timlo.net

Jadi Pengedar Sabu, Suami Istri Ditangkap

ilustrasi (sumber: Pixabay)

Timlo.net – Polisi menangkap dua orang yang diduga menjadi pengedar sabu di Sumenep, Jawa Timur. Diketahui, keduanya masing-masing berinisial NYD-MWT, berstatus suami istri.

“MWT ditangkap anggota di pinggir jalan raya di Desa Batang Batang Laok, Kecamatan Batang Batang dan suaminya (NYD) di rumahnya di Desa Totosan pada Selasa (20/2) malam,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Abd Mukid di Sumenep, Rabu (21/2).

Salah satu barang bukti dalam pengungkapan suami istri yang diduga pengedar sabu-sabu itu adalah sabu-sabu seberat 1,04 gram.

Sabu-sabu dalam kantong plastik klip kecil yang ditutupi atau dibungkus kertas tisu warna putih tersebut ditemukan dalam tas milik MWT.

Polisi sebelumnya menerima informasi dari masyarakat tentang tersangka yang sering bertransaksi sabu-sabu. Polisi menindaklanjuti informasi itu dengan memantau aktivitas tersangka sejak beberapa hari lalu.

Polisi yang meyakini informasi tersebut menangkap MWT pada Selasa (20/2) malam, ketika berada di pinggir jalan raya di Desa Batang Batang Laok, tepatnya di depan sebuah warung.

Sesuai hasil pemeriksaan, MWT mengaku membeli sabu-sabu dari YS, warga di salah satu kecamatan di Kabupaten Sampang.

MWT juga mengaku bersama suaminya, NYD, ketika membeli sabu-sabu sekitar 1,04 gram itu di Sampang.

Polisi langsung menangkap NYD di rumahnya di Desa Totosan, Kecamatan Batang Batang.

“Pasutri tersebut memang warga Desa Totosan. Sesuai hasil pemeriksaan, NYD mengaku sabu-sabu yang dibelinya bersama istrinya itu akan diedarkan,” kata Mukid.

Malam itu polisi membawa kedua tersangka ke Mapolres Sumenep di Kecamatan Kota.

Polisi menjerat suami istri itu dengan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 subsider pasal 132 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sumber: Antara

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge